SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Jumat, 15 Januari 2021

Jangan Terlewat, Ini 7 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi saat Hamil

Jum'at, 15 Januari 2021 19:00:57

Jangan Terlewat, Ini 7 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi saat Hamil

 

 

 

 

 

 

 

Saat hamil, sayur dan buah adalah makanan yang wajib dikonsumsi untuk memenuhi nutrisi selama kehamilan. Meski pada dasarnya semua buah-buahan baik dikonsumsi, ada beberapa jenis buah yang memang disarankan untuk ibu hamil lantaran kandungan vitamin dan mineral yang dimilikinya.

Dilansir dari Healthline, ini dia 7 jenis buah yang baik dikonsumsi saat hamil.

1. Jeruk
Jeruk dapat membantu ibu hamil agar tetap terhidrasi. Selain itu, jeruk merupakan sumber folat atau asam folat yang baik untuk tubuh. Folat merupakan vitamin B yang sangat penting dalam membantu mencegah kerusakan otak dan sumsum tulang belakang atau disebut juga dengan spina bifida.

American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan untuk mengonsumsi setidaknya 600 mcg asam folat per hari saat hamil. Jeruk juga dipercaya sebagai sumber vitamin C yang membantu mencegah kerusakan sel, serta membantu tubuh Anda menyerap zat besi yang mencegah anemia.

2. Mangga
Mangga dipercaya sebagai sumber vitamin C yang baik untuk kesehatan. Selain itu, mangga juga mengandung vitamin A yang tinggi. Dikatakan bahwa kekurangan vitamin A dapat berdampak pada kekebalan tubuh yang rendah dan risiko komplikasi yang lebih tinggi, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan.

3. Alpukat
Alpukat mengandung berbagai macam nutrisi seperti vitamin B, C, K, serta mineral kolin, magnesium, dan kalium. Oleh karena itu, alpukat sangat baik untuk dikonsumsi saat hamil. Selain itu, alpukat juga dapat membantu meredakan mual saat hamil karena kandungan magnesium dan kalium di dalamnya.

Kalium juga dapat membantu meredakan kram kaki, masalah yang kerap dialami ibu hamil. Kram kaki sering kali disebabkan oleh rendahnya kalium dan magnesium. Kolin juga penting untuk perkembangan otak dan saraf bayi. Kekurangan kolin dapat menyebabkan cacat tabung saraf dan gangguan memori seumur hidup.

4. Lemon
Dalam sebuah studi tahun 2014, ibu hamil melaporkan beberapa keberhasilan dalam menggunakan lemon atau aroma lemon untuk membantu meredakan mual terkait kehamilan. Selain itu, lemon juga tinggi vitamin C yang berguna untuk memperlancar sistem pencernaan dan meredakan sembelit.

5. Pisang
Pisang merupakan sumber kalium yang tinggi. Buah berwarna kuning ini juga mengandung vitamin B6, vitamin C, dan serat. Penelitian pada 2014 menunjukkan, vitamin B6 dapat membantu meredakan mual dan muntah di awal kehamilan.

6. Buah beri
Buah beri seperti blueberry, raspberry, stroberi, blackberry, dan goji berry mengandung berbagai nutrisi yang baik bagi tubuh. Buah-buahan ini juga mengandung karbohidrat yang memberi energi yang sangat dibutuhkan, dan mereka dengan mudah melewati plasenta untuk memberi makan bayi.

7. Apel
Apel kaya akan serat dan sumber vitamin C. Apel juga mengandung vitamin A, potasium, dan pektin yang yang berfungsi untuk memberi makan bakteri baik di usus. Oleh karena itu, mengonsumsi apel, sangat bagus untuk tubuh.

*Sumber: suara.com

Kamis, 14 Januari 2021

Mengulas Sisi Kesehatan Tidur Siang: Mulai dari Dampak Hingga Manfaat

Kamis, 14 January 2021 18:07:49

Mengulas Sisi Kesehatan Tidur Siang: Mulai dari Dampak Hingga Manfaat

 

 

 

 

 

 

 

Tidur siang adalah salah satu hal yang sering dilakukan saat tubuh terasa mengantuk dan lelah. Biasanya tidur siang digunakan untuk istirahat sejenak sebelum kembali melakukan aktivitas.

Tidur siang juga dipercaya untuk mendorong energi sehingga saat terbangun kondisi menjadi lebih fit.

Di samping itu, tidur siang juga sering dikaitkan dengan rasa malas. Tidur siang juga dikatakan dapat memberikan dampak buruk bagi orang tersebut. Lalu, mana yang saja manfaat, dampak, serta aturan yang baik dari tidur di siang hari?

Manfaat tidur siang

Tidur siang memiliki berbagai manfaat, terutama untuk orang dewasa. Berbagai manfaat tersebut antara lain:

1. Relaksasi

Banyaknya pikiran mengenai pekerjaan dan sebagainya akan membuat otak stres sehingga tidak bisa fokus melakukan aktivitas. Dengan tidur siang tubuh akan mendapatkan relaksasi baik pada otak maupun fisik. Oleh karena itu, tidur siang akan membuat tubuh menjadi lebih rileks.

2. Mengurangi kelelahan

Biasanya banyaknya pekerjaan serta kurang tidur saat malam akan membuat tubuh menjadi lelah. Dengan melakukan tidur siang dapat mengurangi rasa lelah sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat lebih fokus dan efektif.

3. Meningkatkan fokus

Biasanya tidur siang terjadi karena rasa kantuk sehingga tidak bisa fokus. Dengan tidur siang akan membuat seseorang kembali fokus saat terbangun.

4. Suasana hati membaik

Melakukan tidur siang dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik. Hal ini karena tidur siang akan membuat otak dan tubuh menjadi lebih rileks.

5. Peningkatan kinerja tubuh dan otak

Tidur siang rupanya dapat membuat reaksi tubuh dan otak menjadi lebih cepat. Selain itu, tidur siang dapat membuat memori menjadi lebih baik.

Dampak tidur siang

Selain memberikan manfaat tidur siang juga juga memberikan dampak negatif antara lain:

1. Inersia tidur

Tidur siang dapat berisiko Inersia tidur, yaitu kondisi pusing, lelah, dan bingung saat bangun. Hal ini sering sekali dirasakan oleh seseorang. Biasanya, orang yang mengalami hal ini karena waktu tidur yang terlalu banyak sehingga menyebabkan rasa pusing, lelah, dan bingung.

2. Mengalami masalah tidur malam

Tidur siang juga dapat mempengaruhi kualitas tidur saat malam, seperti insomnia. Biasanya hal ini terjadi karena tidur siang yang berlebih sehingga saat malam membuat seseorang sulit untuk tidur.

Aturan tidur siang

Tidur siang dapat bermanfaat bagi tubuh jika dilakukan dengan porsi yang pas. Oleh karena itu terdapat aturan atau tips agar tidur siang menjadi bermanfaat.

1. Jaga tidur siang sebentar

Usahakan untuk tidur siang hanya 10 hingga 20 menit. Jika tidur siang dilakukan cukup lama, akan meningkatkan risiko terjadinya inersia dan masalah pada tidur.

2. Jangan tidur siang setelah jam 3 sore

Tidur siang setelah jam 3 sore dapat mengganggu tidur saat malam hari. Selain itu, waktu tidur akan menjadi berantakan. Oleh karena itu usahakan untuk tidak tidur setelah jam 3 sore.

3. Ciptakan lingkungan yang tenang

Tidur siang di ruangan yang tenang akan membuat kualitas tidur menjadi lebih baik sehingga saat terbangun tidak pusing dan bingung.

*Sumber: suara.com

Minggu, 10 Januari 2021

Ketahui Dampak Bullying Pada Pelaku, Korban, dan Orang yang Menyaksikannya

Minggu, 10 Januari 2021 19:46:01

Ketahui Dampak Bullying Pada Pelaku, Korban, dan Orang yang Menyaksikannya

 

 

 

 

 

 

 

Kasus bullying atau perundungan di kalangan remaja dan anak-anak masih sangat tinggi. Padahal bullying dapat memiliki dampak pada psikis jangka pendek hingga jangka panjang.

Dikutip dari Stop Bullying, berikut ini dampak yang ditimbulkan dari perilaku bullying, tidak hanya kepada korban bullying, tetapi juga pelaku dan orang yang menyaksikan bullying itu sendiri.

Dampak-dampak tersebut antara lain:

Korban Bullying

Anak yang menjadi korban bullying biasanya akan mengalami berbagai masalah serius. Permasalahan tersebut meliputi masalah kesehatan fisik, sosial, emosial, akademik, dan mental yang buruk. Dari perlakuan yang diterima dirinya akan membuat dirinya mengalami berbagai hal seperti:

1. Depresi dan kecemasan

Korban bullying biasanya akan memiliki gangguan depresi dan kecemasan. Hal ini karena meningkatnya perasaan sedih dan kesepian pada dirinya. Selain itu, perlakuan bullying yang diterimanya akan mengubah pola tidur, makan, hilangnya minat pada aktivitas yang biasa mereka nikmati. Bahayanya, permasalahan ini akan dialaminya jangka panjang hingga dewasa.

2. Keluhan kesehatan

Sebab adanya perlakuan kasar, atau ucapan yang membuatnya depresi, itu akan membuat dirinya tidak berminat untuk melakukan berbagai hal, seperti makan. Hal itu akan membuatnya mengalami gangguan kesehatan yang cukup parah.

3. Prestasi akademik menurun

Biasanya korban bullying, nilai akademiknya akan menurun. Hal ini karena perlakuan bullying yang diterimanya, membuatnya tidak fokus belajar. Selain itu, jika pelakunya berada di instansi pendidikan yang sama, akan membuatnya sering bolos karena takut bertemu.

Diketahui, sejumlah kecil anak yang mengalami bullying mungkin membalas melalui tindakan yang sangat kejam. Dalam 12 dari 15 kasus penembakan di sekolah pada 1990-an, para penembak memiliki riwayat diintimidasi.

Pelaku Bullying

Seseorang yang terbiasa melakukan tindak bullying terhadap orang lain cenderung akan melakukan hal yang sama hingga dewasa. Lebih parahnya, ia dapat melakukan hal kekerasan yang menjadikannya seorang kriminal. Dampak yang dialaminya jika terus-menerus melakukan hal tersebut di antaranya:

1. Menyalahgunakan alkohol dan narkotika

Biasanya anak yang melakukan bullying kepada orang lain, tidak peduli dengan hal yang baik dan buruk. Oleh karena itu, pelaku bullying sangat berpotensi terjun ke dalam hal buruk seperti menyalahgunakan alkohol dan narkotika.

2. Sering berkelahi

Seseorang yang melakukan bullying biasanya sering berkelahi, walaupun tidak dengan korban bullying. Mereka akan merusak properti yang ada di sekelilingnya. Selain itu ia juga berisiko putus sekolah karena banyaknya aturan yang telah dilanggarnya.

3. Melakukan seks di usia dini

Seorang pelaku bullying tidak peduli dengan hal yang baik dan buruk. Oleh karena itu, pelaku juga sangat berpotensi melakukan hubungan seksual sebelum waktunya.

4. Berpotensi menjadi kriminal

Pelaku bullying sangat berpotensi menjadi seorang kriminal. Hal ini karena kebiasaan yang dilakukannya sejak usia muda menjadikan dirinya melakukan hal yang sama saat dewasa. Selain itu, ia juga berpotensi melakukan hal yang lebih buruk sehingga menjadi kriminal.

5. Bersikap kasar terhadap pasangan

Sikap kasar yang biasa dilakukannya kepada seseorang juga dapat membuatnya melakukan hal yang sama terhadap pasangan. Hal ini akan terus dibawanya hingga ia dewasa.

Orang yang menyaksikan tindak bullying

Seseorang yang menyaksikan tindak bullying dapat berpotensi mengalami dua hal. Dua hal tersebut yaitu, ia akan meniru pelaku bullying atau merasakan hal depresi yang dialami korban bullying. Oleh karena itu biasanya mereka bisa menjadi seseorang yang buruk. Namun, dirinya juga bisa menjadi tertekan dan depresi serta rasa takut akan mengalami hal yang sama.

*Sumber: suara.com

Sabtu, 09 Januari 2021

Mau Tingkatkan Suasana Hati, Cobalah Lakukan Terapi Cahaya

Sabtu, 09 Januari 2021 18:07:21

Mau Tingkatkan Suasana Hati, Cobalah Lakukan Terapi Cahaya

 

 

 

 

 

 

    

Stres dan depresi meningkat di musim hujan atau musim dingin yang sering kali disebut dengan gangguan afektif musiman. Ditambah dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, tingkat stres dan depresi diperkirakan akan semakin mengkhawatirkan.

Melansir dari Medicalxpres, Dr Craig Sawchuk, psikolog Mayo Clinic mengatakan salah satu perawatan paling efektif untuk gangguan afektif musiman adalah paparan cahaya buatan atau terapi cahaya. Dalam Mayo Clinic Minute ini, Dr. Sawchuk menjelaskan cara memasukkan terapi cahaya ke dalam rutinitas harian Anda.

Bagi mereka yang ingin mengaktifkan perasaan positif selama bulan-bulan musim dingin, Dr. Sawchuk menyarankan untuk mencoba terapi cahaya.

"Terapi cahaya adalah salah satu perawatan efektif kami yang sebenarnya sangat mudah ditoleransi," kata Dr. Sawchuk.

"Jarang ada orang yang mengalami efek samping. Dan ini jenis intervensi yang cukup portabel," imbuhnya.

Terapi cahaya diperkirakan memengaruhi bahan kimia otak yang terkait dengan suasana hati dan tidur, serta meredakan gejala gangguan afektif musiman.

Dokter Sawchuk merekomendasikan penggunaan kotak lampu atau lampu 10.000 lux dalam satu jam pertama setelah bangun tidur selama sekitar 20 menit.

"Itu cenderung memberikan sweet spot dari paparan cahaya. Anda ingin memastikan bahwa cahayanya berada sekitar satu lengan atau lebih di depan Anda. Anda tidak harus menatap langsung ke cahaya itu, tetapi buat mata Anda tetap terbuka," kata Dr. Sawchuk.

Dia mendorong orang untuk terus menggunakan terapi cahaya hingga musim semi atau kapanpun agar suasana hati mereka mulai membaik secara alami.

*Sumber: suara.com

Senin, 04 Januari 2021

Demi 2021 Lebih Sehat, Jangan Lakukan Lagi 5 Kesalahan Ini

Senin, 04 Januari 2021 17:06:27

Demi 2021 Lebih Sehat, Jangan Lakukan Lagi 5 Kesalahan Ini

 

 

 

 

 

 

Pandemi Covid-19 telah mengajarkan banyak hal penting, terutama soal menjaga kekebalan tubuh dengan pola makan sehat dan olahraga. Tentunya, kedua hal tersebut harus dilakukan secara terus-menerus.

Untuk menjalani hidup lebih sehat dan bugar di 2021, ada baiknya untuk mengetahui daftar kesalahan atau kebiasaan yang perlu dihindari. Dilansir dari The Healthsite, berikut di antaranya.

1. Melewatkan sarapan

Beberapa penelitian melaporkan bahwa melewatkan sarapan dapat membuat berat badan bertambah, meningkatkan risiko obesitas, dan beberapa penyakit kronis.

Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa mereka yang rajin sarapan cenderung lebih sehat dan lebih ramping daripada orang yang melewatkannya.

2. Kurang tidur

Tidak cukup tidur dapat memengaruhi otak dan sistem tubuh untuk tidak berfungsi secara normal, yang dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan yang serius dan menurunkan kualitas hidup Anda.

Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit di malam hari meningkatkan risiko kematian dini. Cobalah untuk mendapatkan enam hingga delapan jam tidur malam yang direkomendasikan serta berhenti menggunakan perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum waktu tidur.

3. Berolahraga berlebihan

Terlalu banyak olahraga dapat menyebabkan cedera, kelelahan, sistem kekebalan yang lebih lemah, dan depresi . Ini juga dapat menyebabkan perubahan hormonal yang tidak normal, dan kerusakan fisik yang berkepanjangan.

Tapi, olahraga berlebihan juga dapat menjadi bumerang bagi upaya penurunan berat badan Anda. Maka dari itu, pastikan lakukan olahraga yang cukup dan sesuai kemampuan.

4. Kebanyakan kafein

Satu hingga dua cangkir kopi sehari dapat membantu menjaga kesehatan jantung, tetapi asupan kafein yang berlebihan dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat. Minum terlalu banyak kafein juga dapat memengaruhi pola tidur Anda, menyebabkan sakit kepala, dan gangguan perut.

5. Memendam stres

Memendam stres dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Tingkat stres yang tinggi dikaitkan dengan sistem kekebalan yang terganggu, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penambahan berat badan hingga diabetes. Temukan cara untuk mengatasi stres Anda, bisa dengan berolahraga atau meluangkan waktu melakukan apa yang Anda suka.

*Sumber: suara.com

Kamis, 31 Desember 2020

Positif Covid-19 saat Hamil, Ketahui Proses Persalinan yang Aman!

Kamis, 31 Desember 2020 18:39:40

Positif Covid-19 saat Hamil, Ketahui Proses Persalinan yang Aman!

 

 

 

 

 

 

Wanita hamil termasuk kelompok berisiko terinfeksi virus corona Covid-19, selain lansia, orang kelebihan berat badan serta orang dengan riwayat medis dan diabetes.

Saat ibu hamil menderita penyakit serius, mereka juga nampaknya lebih sering membutuhkan perawatan intensif di ICU daripada wanita usia reproduksi yang tidak hamil.

Karena, perubahan dalam tubuh dan sistem kekebalan mereka membuat ibu hamil bisa terkena dampak buruk dari infeksi saluran pernapasan, seperti virus corona Covid-19.

Oleh sebab itu, penting bagi mereka melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari virus corona Covid-19. Mereka juga harus konsultasi dokter bila mengalami gejala mirip Covid-19, seperti batuk, demam dan kesulitan bernapas.

Persalinan ibu hamil yang terinfeksi Covid-19

Menurut WHO melalui laman resminya, semua ibu hamil dan bayinya yang terkonfirmasi atau masih diduga terinfeksi virus coorna memiliki hal perawatan yang sama dan berkualitas tinggi sebelum, selama dan setelah melahirkan.

Adapun pengalaman melahirkan yang aman dan positif sesuai standar, antara lain:

1. Diperlakukan dengan hormat dan bermartabat
2. Memiliki pendampingan pilihan saat melahirkan
3. Komunikasi yang jelas oleh staf persalinan
4. Strategi pereda nyeri yang tepat
5. Mobilitas dalam persalinan jika memungkinkan
6. Pilihan proses persalinan

Jika seseorang dicurigai atau sudah terkonfirmasi positif virus corona, petugas kesehatan harus melakukan semua tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi risiko infeksi pada dirinya sendiri maupun orang lain.

Mereka bisa melakukan tindakan seperti menjaga kebersihan tangan, penggunaan pakaian pelindung (APD) termasuk sarung tangan, pakaian pelindung dan masker medis.

Ibu hamil yang positif virus corona Covid-19 tidak diharuskan melakukan persalinan secara operasi caesar. Karena, tidak ada bukti kalau persalinan melalui vagina dan operasi caesar memiliki risiko atau manfaat yang berbeda bagi ibu dan bayi.

Jika Anda terkonfirmasi positif Covid-19 dilansir dari NHS, Anda biasanya akan disarankan untuk melahirkan di unit kebidanan.

Hal ini agar tim maternitas yang menjaga Anda memiliki fasilitas untuk memantau kadar oksigen dan detak jantung bayi.

Anda juga akan dirawat di tempat khusus untuk menjaga diri Anda sendiri, bayi dan staf medis yang menangani seaman mungkin.

*Sumber: suara.com

Rabu, 30 Desember 2020

Studi: Kebanyakan Makan Junk Food Bisa Picu Gangguan Tidur Remaja

Rabu, 30 Desember 2020 19:26:07

Studi: Kebanyakan Makan Junk Food Bisa Picu Gangguan Tidur Remaja

 

 

 

 

 

 

 

Peneliti dari Fakultas Kesehatan dan Ilmu Rehabilitasi Universitas Queensland mengatakan bahwa seringnya konsumsi minuman ringan dan makanan cepat saji sangat terkait dengan gangguan tidur pada remaja.

"Ini adalah studi pertama yang meneliti pola makan tidak sehat dan gangguan tidur terkait stres dalam skala global pada siswa sekolah menengah dari 64 negara," kata Associate Professor Asad Khan pada Medicalxpress.

Secara keseluruhan, 7,5 persen remaja melaporkan gangguan tidur terkait stres lebih umum di antara perempuan daripada laki-laki.

"Gangguan tidur meningkat dengan lebih seringnya konsumsi minuman ringan berkarbonasi yang sering kali mengandung kafein dan makanan cepat saji yang biasanya padat energi dan miskin nutrisi," ujar dokter Khan.

Melansir dari Medicalxpress, remaja yang minum lebih dari tiga minuman ringan per hari memiliki peluang 55 persen lebih tinggi untuk melaporkan gangguan tidur dibandingkan mereka yang hanya minum satu minuman ringan sehari.

Menurut peneliti, remaja laki-laki yang makan makanan cepat saji lebih dari empat hari per minggu memiliki peluang 55 persen lebih tinggi untuk mengalami gangguan tidur dibandingkan mereka yang hanya makan makanan cepat saji sekali seminggu. Kemungkinannya 49 persen lebih tinggi pada perempuan.

Dokter Khan mengatakan temuan itu menjadi perhatian khusus karena kualitas tidur yang buruk berdampak buruk juga pada kesejahteraan remaja dan perkembangan kognitif.

“Penargetan perilaku tidak sehat ini perlu menjadi prioritas kebijakan dan perencanaan,” ujarnya.

"Karena gangguan tidur terkait stres lebih umum terjadi pada anak perempuan daripada anak laki-laki, anak perempuan harus menjadi kelompok sasaran prioritas untuk intervensi terkait yang dapat menargetkan manajemen stres dan kualitas tidur," catat para peneliti.

Dalam hal ini, keluarga juga dapat berperan dalam mempromosikan pola makan sehat karena penerapan dan pemeliharaan perilaku pola makan anak-anak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga mereka.

*Sumber: himedik.com