SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Jumat, 18 Oktober 2019

Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber

Jum'at, 18 Oktober 2019 17:30:11

Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber

Di penghujung musim kemarau ini cuaca terasa sangat panas ya. Musim hujan yang dinanti tak kunjung tiba sehingga kemarau kali ini tampak lebih panjang dari biasanya. Buat para hijaber, baju apa yang cocok dipakai agar aktivitas tetap lancar tanpa terhalang panasnya cuaca? Yuk, simak tips berikut.

Pilih Baju Warna Cerah

Warna gelap seperti hitam, navy, dark grey, atau dark brown adalah warna yang mudah menyerap panas. Pilihlah menggunakan warna cerah jika ingin bepergian di siang hari. Warna-warna pastel seperti peach, ungu muda, atau krem bisa membuat penampilanmu nampak cerah dan segar.

Pakai Celana Longgar

Buat kamu yang biasa menggunakan celana jins, coba ganti dengan celana kain berpotongan longgar seperti celana palazzo misalnya. Bahan kain yang ringan dan jatuh membuatmu tidak mudah gerah dan lebih bebas bergerak.

Pilih Bahan yang Menyerap Keringat

Harus mengenakan busana formal di siang hari? Pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat seperti sifon atau silk. Hindari bahan seperti satin atau brokat. Semakin nyaman pakaianmu maka semakin percaya diri juga penampilanmu.

Pakai Baju Terusan atau Maxi

Baju terusan berbahan ringan seperti katun juga bisa menjadi pilihan berbusana saat cuaca panas. Sifat baju yang longgar membuat sirkulasi udara di sekitar tubuh pun mengalir lancar. Terusan maxi pun mudah dipakai dan tidak membuat tubuh cepat berkeringat.

Bawa Jilbab Cadangan

Seringkali kamu harus berada di luar rumah sepanjang hari, dari pagi hingga sore atau malam. Tentu, mandi dan beganti pakaian adalah hal yang sulit untuk dilakukan di tengah padatnya kegiatan. Kamu bisa mengakalinya dengan membawa jilbab cadangan. Pilih jilbab dengan warna netral agar cocok dipadu-padankan dengan bajumu. Dengan berganti jilbab beserta inner atau ciputnya akan membawa suasana segar kembali untuk kamu.

*Sumber: kumparan.com

Rabu, 16 Oktober 2019

Persiapan agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Hujan

Rabu, 16 Oktober 2019 17:38:00

Persiapan agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Hujan

Hujan mulai turun di banyak daerah. Musim hujan telah tiba. Saatnya Anda mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Pergantian musim dari panas ke hujan berdampak pada kebiasaan yang dilakukan sehari-hari, yang ujungnya juga berdampak terhadap kondisi tubuh.
Berikut beberapa tips mempersiapkan diri menghadapi musim hujan, dilansir dari Practo.

1. Persiapan agar tetap kering

Saatnya untuk mempersiapkan kembali jas hujan, jaket, dan payung. Cuaca tidak dapat diprediksi sehingga sebaiknya Anda bersiap diri. Tinggalkan pakaian ekstra di kantor jika ada keadaan darurat, misalnya basah kuyup saat perjalanan menuju kantor.

Jika Anda tinggal atau bekerja di daerah rawan banjir, sebaiknya siapkan sepatu bot. Jenis sepatu ini tidak hanya akan membuat kaki tetap kering tetapi juga dapat melindungi dari penyakit leptospirosis. Sebisa mungkin gunakan tas yang bersifat antiair karena Anda mungkin juga perlu melindungi barang-barang dan perangkat gawai jika hujan deras.

2. Jaga diri tetap kering

Sebagian orang mungkin berpikir, tak mengapa kehujanan karena hanya berupa air yang hanya akan membuat basah. Padahal, efek kehujanan bisa fatal bagi kesehatan. Jika terpaksa harus pergi keluar ruangan saat hujan, sebaiknya kenakan sepatu bot dan jas hujan atau payung, atau akan lebih baik menunggu hujan reda dan menjaga diri tetap kering.

Basah kuyup akibat hujan membuat Anda rentan terhadap sejumlah penyakit virus, seperti leptospirosis, dan juga dapat menyebabkan banyak infeksi jamur pada kaki dan kuku. Pastikan untuk membawa alkohol, pembersih tangan, dan tisu agar tetap bersih. Jadi, jika kaki basah, segera cuci dengan air atau alkohol dan bersihkan menggunakan tisu basah. Jika pakaian basah, jangan duduk di ruangan ber-AC.

Jika tidak memiliki baju kering ekstra, keringkan badan dengan tisu. Jangan menggunakan saputangan atau handuk karena bisa menyebarkan kuman ke seluruh bagian tubuh. Anda juga rentan terkena flu di tempat umum. Jadi yang terbaik adalah siapkan tisu dan alkohol.

3. Mandi dua kali sehari 

Musim hujan identik dengan udara dingin. Akibatnya, orang cenderung malas mandi. Tapi, demi kesehatan, sebaiknya segera mandi setelah bepergian. Ini akan melindungi dari infeksi yang disebabkan oleh penumpukan keringat dan kotoran karena kelembapan. Gunakan sabun mandi dengan minyak esensial atau aroma untuk membuat mandi terasa lebih menyenangkan.

4. Konsumsi vitamin

Musim hujan juga dikenal sebagai musim dingin dan flu sehingga lebih baik meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi Vitamin C dan multivitamin lain. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang melindungi terhadap kerusakan radikal bebas, bahan kimia, dan polutan yang dapat membahayakan sel-sel tubuh.

Vitamin C membantu memperbaiki dan meregenerasi kolagen. Vitamin D adalah suplemen penting lain karena berkontribusi terhadap kekuatan tulang, membantu penyerapan kalsium, dan membantu memperbaiki suasana hati yang positif. Jika Anda menderita kulit kering karena cuaca dingin, minyak vitamin E dapat menjadi pilihan yang bagus untuk perawatan kesehatan kulit.

5. Sedia obat-obatan

Karena cuaca yang tidak terduga, lebih baik menyediakan beberapa macam obat untuk pertolongan pertama jika Anda atau anggota keluarga jatuh sakit. Jenis obat yang umumnya paling dibutuhkan saat musim hujan dan cuaca dingin antara lain obat untuk diare, obat batuk, obat penghilang nyeri, obat demam, dan obat untuk alergi.

6. Hindari makanan dari luar

Makanan dari luar bisa menjadi penyebab utama banyak penyakit yang ditularkan melalui air dan kasus keracunan makanan. Makanan yang disiapkan di tempat terbuka rentan bersentuhan dengan berbagai virus, bakteri, dan infeksi. Tidak ada jaminan bahwa orang yang menyiapkan makanan menjaga kebersihan dirinya dan makanan itu sendiri. Jadi, lebih baik hindari makanan luar sebanyak mungkin di musim hujan.

Sebaiknya, siapkan makanan hangat buatan sendiri di rumah dan jangan lupa minum banyak air karena perubahan cuaca dari musim panas ke hujan, banyak orang kurang asupan air minum. Anda harus minum setidaknya 10-14 gelas per hari untuk menghindari masalah, seperti infeksi saluran kencing dan sembelit.

7. Hindari pakaian ketat

Hindari pakaian ketat di musim hujan. Pakaian yang terlalu ketat dapat memicu pertumbuhan jamur di kulit. Jamur membutuhkan dua hal utama untuk tumbuh, yakni suhu panas dan kelembaban. Dengan mengenakan pakaian yang ketat, berarti Anda menyediakan habitat yang baik bagi jamur. Sangat umum bila Anda menderita infeksi jamur di daerah sekitar kelamin, leher, ketiak, dan lain-lain selama musim ini. Jadi, lebih baik memakai pakaian longgar dan menjaga tubuh tetap kering.

Sumber: https://www.teras.id/life/pat-2/189574/persiapan-agar-tubuh-tetap-bugar-di-musim-hujan

Selasa, 15 Oktober 2019

Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa

Selasa, 15 Oktober 2019 17:35:01

Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa

Apakah Anda sering mendengarkan istilah ‘masa kecil kurang bahagia’? Istilah ini umumnya merujuk pada hal-hal tidak menyenangkan di waktu masih anak-anak atau trauma masa kecil.

Orang tua cenderung berpikir bahwa trauma masa kecil tidak akan diingat dan hanya berdampak di masa kanak-kanak. Percaya atau tidak, faktanya masa kecil kurang bahagia secara tidak langsung dapat memengaruhi kehidupan saat Anda sudah menjadi orang dewasa.

Terdapat beberapa dampak akibat masa kecil kurang bahagia atau trauma masa kecil yang bisa berpengaruh ke kehidupan saat sudah dewasa.

1. Pemikiran ‘seorang korban’

Saat masih anak-anak, masa kecil kurang bahagia bisa terwujud dalam bentuk dijadikan korban saat masih kecil. Pemikiran ‘seorang korban’ saat masih anak-anak bisa tetap terbawa sampai dewasa.

Pemikiran-pemikiran negatif tersebut bisa menjatuhkan serta membuat Anda merasa tidak berdaya, terperangkap, dan tidak memiliki kontrol atas hidup Anda. Di masa kecil, Anda mungkin merasa bahwa Anda tidak memiliki pilihan, tetapi saat sudah dewasa, Anda memiliki kekuatan untuk mengubah hal-hal yang mungkin Anda pikir tidak bisa Anda ubah atau lakukan.

2. Menjadi pasif

Sering mendengarkan keluhan dari orang sekitar mengenai kepasifan Anda? Bisa jadi hal itu dikarenakan trauma masa kecil atau masa kecil kurang bahagia yang sudah dialami.

Saat kecil, Anda mungkin pernah ditinggalkan, diabaikan atau dibuang oleh orang tua. Trauma masa kecil tersebut bisa menimbulkan rasa takut dan kemarahan. Terkadang emosi tersebut malah dipendam dan membuat Anda menjadi orang yang pasif.

Masa kecil kurang bahagia tersebut malah membuat Anda meninggalkan diri Anda. Anda malah menjadi tidak ingin berusaha untuk mencapai yang terbaik serta menghindari dan mengubur emosi-emosi yang sedang dialami.

3. Menguburkan sosok diri yang sebenarnya

Masa kecil kurang bahagia mampu membuat Anda menampilkan sosok diri yang tidak sebenarnya. Hal ini karena sewaktu kecil, Anda berusaha untuk menjadikan diri Anda seperti ekspektasi orangtua agar orangtua bisa menerima dan mencintai Anda.

Pola ini terbawa hingga sudah dewasa dan membuat Anda menampilkan sosok diri yang tidak sebenarnya yang hanya berperan untuk memuaskan ekspektasi orang di sekitar Anda.

Anda mengubur segala emosi dan jati diri Anda agar bisa diterima dan dicintai oleh orang-orang di sekitar Anda.

4. Ekspresi pasif - agresif

Tumbuh di keluarga yang sering menekan emosi kemarahan dapat membuat Anda merasa bahwa kemarahan adalah suatu emosi yang tidak boleh dirasakan dan perlu untuk dipendam.

Tidak hanya karena pembelajaran dari orang tua, Anda bisa meyakini bahwa kemarahan adalah sesuatu yang salah, kasar, dan tidak dapat diterima, jika Anda besar di keluarga yang mengekspresikan kemarahan secara tidak sehat, seperti memukul secara fisik.

Ketika sudah dewasa keyakinan tersebut membuat Anda menekan rasa marah dan membuat kemarahan tersebut bertahan dalam diri Anda. Pada akhirnya perasaan marah tersebut diekspresikan melalui perilaku pasif-agresif yang tidak sehat.

Perilaku pasif-agresif dapat termanifestasi dalam berbagai bentuk, seperti menyatakan bahwa Anda tidak marah tetapi di saat yang sama menolak untuk membantu orang yang telah membuat Anda marah.[ito]

Sumber: https://www.teras.id/life/pat-2/189534/ masa-kecil-kurang-bahagia-ini-4-dampaknya-saat-dewasa

Minggu, 13 Oktober 2019

Ciri-ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya

Minggu, 13 Oktober 2019 19:05:48

Ciri-ciri Paru-Paru Basah dan Cara Mencegahnya

Paru-paru basah adalah penyakit yang bisa tergolong ringan atau menjadi seriussebagaimana dapat membahayakan nyawapenderita. Walau begitu, paru-paru basah dapat dicegah dari sekarang, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan diri demi mencegah penularan kuman, mengurangi konsumsi minuman beralkohol, dan berhenti merokok.

Paru-paru basah atau pneumonia adalah penyakit akibat infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara atau pada alveolus di salah satu bagian paru-paru, atau bahkan keduanya. Paru-paru basah dapat disebabkan oleh serangan (infeksi) virus, jamur, atau bakteri terhadap sistem pernapasan.

Ciri-ciri paru-paru basah memiliki tahapan yang bervariasi yang dimulai dari ringan hingga berat. Ciri-ciri paru-paru basah terlihat dari kondisi alveolus yang terisi cairan atau nanah yang menyebabkan penderita kesulitan bernapas.

Paru-paru basah pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri dan sebagian kecil kasus lain dikarenakan serangan virus. Pneumonia akibat bakteri dapat disembuhkan dengan pemberian antibiotik melalui diagnosis yang tepat oleh dokter.

Paru-paru basah bisa menyerang siapa saja, termasuk ibu hamil. Kondisi ini mulai dinyatakan serius umumnya saat menjangkiti anak-anak dan seorang penderita penyakit paru yang sudah lama atau kronis. Untuk itu, vaksinasi pneumonia dapat diberikan agar terhindar dari jenis-jenis pneumonia dan penyakit mematikan lainnya.

Gejala paru-paru basah terlihat dengan kemunculan sejumlah gangguan, antara lain:

1. Nyeri dada yang bertambah parah ketika batuk
2. Batuk kering atau disertai dahak dan mengi
3. Napas cepat dan kesulitan bernapas (asma)
4. Demam, menggigil, dan sering berkeringat
5. Nyeri otot
6. Kehilangan nafsu makan
7. Mual dan muntah
8. Jantung berdebar

Bila sejumlah gejala tersebut muncul, segera hubungi dokter atau mencari pertolongan medis di klinik kesehatan terdekat. Disarankan juga untuk segera memeriksakan diri kepada dokter jika mengalami gejala-gejala lain berupa warna kulit membiru karena kekurangan oksigen, kerap merasa linglung, batuk berdarah, serta demam tinggi di atas 39 derajat celcius. Berikut ini jenis-jenis paru-paru basah berdasarkan penyebab umumnya.

Pneumonia akibat bakteri

Penyakit ini menyerang segala usia dan dapat berkembang usai sakit pilek atau flu yang parah. Selain karena Streptococcus pneumoniae, bakteri penginfeksi lainnya adalah Legionella pneumophila dan Chlamydophila pneumonia. Bakteri Pneumocystis jiroveci terkadang dapat ditemukan pada penderita HIV/AIDS yang  mengalami mengalami penurunan sistem imunitas sehingga tubuh penderita sudah tidak mampu melawan infeksi.

Pneumonia akibat mikroplasma

Walau mikroplasma tidak tergolong bakteri dan virus, tapi organisme ini memiliki sifat kedua-duanya. Mikroplasma merupakan agen terkecil penyebab penyakit paru-paru basah ringan yang biasanya menyerang anak-anak dan dewasa muda.

Pneumonia akibat virus

Pada banyak kasus, infeksi virus terhadap sistem pernapasan dapat menjadi pemicu paru-paru basah yang sering menyerang anak-anak dan lansia. Virus flu dapat memperparah kondisi pneumonia, terutama jika terjadi pada ibu hamil, penderita gangguan jantung, dan paru-paru. Kondisi ini juga data diperparah jika terdapat bakteri yang menyerang tubuh.

Pneumonia tipe lain

Penyakit pneumonia tipe lain sering kali menyerang sistem imun inang yang terganggu atau individu yang dengan penurunan kinerja sistem imun. Jenis pneumonia tipe lain adalah pneumonia pneumocystis carinii yang umumnya menyerang pengidap human immunodeficiency virus atau HIV/AIDS dan tuberkulosis.

Bagaimana Cara Mencegah Paru-Paru Basah?

Pencegahan paru-paru basah dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.  Misalnya, dengan tidak merokok dan mengurangi konsumsi minuman beralkohol. Namun tidak hanya itu, masih ada tindakan pencegahan lain yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Menjaga kebersihan demi menangkal penyebaran kuman. Mencuci tangan secara rutin demi menghindari penularan kuman dari orang yang satu ke lainnya atau ke benda yang disentuh.

2. Buanglah tisu atau alat pembersih lain yang memungkinkan kuman-kuman dapat tumbuh serta menyerang mulut dan hidung manusia.

3. Menutup mulut dan hidung dengan sapu tangan ketika bersin.

4. Konsultasikan kepada dokter jika kesehatan Anda menurun karena gejala paru-paru basah. Segera periksakan diri Anda kepada dokter jika mengalami gejala paru-paru basah, seperti nyeri dada, sering merasa linglung, dan sesak napas. [lis]

Sumber: alodokter.com

Jumat, 11 Oktober 2019

3 Prinsip Padu Padan Warna Agar Tidak Salah Kostum

Jum'at, 11 Oktober 2019 17:30:00

3 Prinsip Padu Padan Warna Agar Tidak Salah Kostum

Salah satu mood booster seorang perempuan adalah ketika ia merasa bahwa outfit alias baju yang dipakainya pada saat itu sesuai. Tak heran, perempuan bisa sedemikian detail mempersiapkan busana apa yang akan dipakainya untuk ke acara spesial atau sekadar berangkat ke kantor yang merupakan rutinitas sehari-hari.

Untuk menghemat waktu, agar tidak terlalu lama terpaku di depan lemari, atau mondar-mandir di depan kaca karena harus gonta-ganti warna pakaian, berikut ini adalah 3 prinsip mix n match warna agar baju yang kamu pakai tidak terkesan norak.

1. Kombinasi Warna Analog

Untuk yang tidak terlalu berani ambil risiko untuk tabrak warna, prinsip ini bisa diikuti. Hal ini dikarenakan analogous colour atau warna analog adalah perpaduan warna yang saling berdekatan. Karena posisinya dekat dalam roda warna maka perbaduan tipe ini akan menghasilkan warna yang indah dan selaras.

2. Kombinasi Warna Komplementer

Berbeda dengan kombinasi analog, prinsip kombinasi ini adalah dengan memadupadankan warna-warna yang saling berseberangan hingga membentuk garis lurus 180 derajat pada roda warna.

Tampak pada gambar adalah warna ungu dipadupadankan dengan warna kuning. Bisa juga warna hijau dengan warna merah. Prinsip yang satu ini cocok digunakan untuk mereka yang suka mencoba hal-hal baru dan berani tampil beda.

3. Kombinasi Gabungan Tiga Warna

Tidak hanya dua warna, kombinasi ini menggunakan gabungan tiga warna yang membentuk segitiga sama sisi pada roda warna. Kesan yang terlihat tentu akan lebih meriah dan berwarna-warni, namun warna yang dihasilkan tetap senada.

Buat kamu yang tampil berhijab bisa menggunakan kombinasi warna ini untuk pilihan outfit hijab kamu. Jangan takut tidak matching, selama kamu menerapkan cara seperti pada roda warna siapa tahu kamu ternyata berbakat menjadi desainer. Selamat mencoba.

*Sumber: kumparan.com

Kamis, 10 Oktober 2019

3 Cara Mengenali Bakat Anak Menurut Psikolog

Kamis, 10 Oktober 2019 17:34:10

3 Cara Mengenali Bakat Anak Menurut Psikolog

Setiap anak memiliki bakat sejak lahir. Namun, bakat itu tidak selalu muncul begitu saja. Sebagai orang tua, kita tidak bisa memaksakannya. Tugas Anda membimbing dan mendukung bakat itu berkembang. 

Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengungkap proses penggalian bakat ini membutuhkan proses. "Orang tua tidak bisa memaksa. Tidak ada vitamin supaya bakat kelihatan, harus mengobservasi, dari hari ke hari apa bakat anak mereka," kata Vera dalam acara Road to Erlangga Talent Week (ETW) 2019 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Orang tua, menurut Vera, sebaiknya memberikan pilihan seluas-luasnya kepada anak sekaligus paparan tentang berbagai ketrampilan terutama jika pihak sekolah tak menyediakannya.

Lalu bagaimana cara mengobservasinya? Setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan orang tua. Pertama, perhatikan apakah anak tidak pernah lelah dan bosan melakukan atau membicarakan suatu hal. Jika ada, itu namanya bakat.

Ke dua, lihat apakah anak jika melakukan suatu aktivitas hasilnya di atas rata-rata anak seusianya, misalnya menggambar lebih detail, warna lebih kompleks.

Ke tiga, ketika anak diajarkan suatu hal yang dia sukai, dia akan menguasainya lebih baik ketimbang anak lain.

Vera mengatakan bakat anak bisa berasal dari sesuatu yang dia sukai dan bukan tidak mungkin kesukaan itu lebih dari satu hal.

Di sisi lain, kemajuan teknologi digital bisa menjadi tantangan sekaligus bisa membantu pengembangan bakat anak. Lingkungan terdekat anak berperan mengarahkan anak dapat memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin dan menjaga keseimbangan antara aktivitas di dunia maya dan nyata.

Sumber: https://www.cantika.com/read/1257861/3-cara-mengenali-bakat-anak-menurut-psikolog

Selasa, 08 Oktober 2019

Dua Modal yang Harus Dimiliki demi Pernikahan Langgeng dan Bahagia

Selasa, 08 Oktober 2019 17:27:03

Dua Modal yang Harus Dimiliki demi Pernikahan Langgeng dan Bahagia

Dalam mencari pasangan yang nantinya akan kita nikahi dan menghabiskan sisa hidup bersamanya, kita tentu tak akan memilih sembarang orang. Sederet kriteria pun ditetapkan demi mendapatkan orang terbaik.

Selain chemistry, banyak dari kita menginginkan seseorang yang cerdas, menyenangkan, dan memiliki minat yang sama.

Ya semua itu memang baik, dan bahkan jika kamu menemukan seseorang yang demikian tentu akan baik untuk dirimu.

Namun, ilmu pengetahuan secara ilmiah mendefinisikan dua hal yang sebenarnya kita butuhkan untuk pernikahan yang langgeng dan bahagia. Dan tahukah kamu, dua hal tersebut tidak termasuk dalam hal-hal yang disebut di atas?

Dari berbagai hasil penelitian yang telah dilakukan, dua hal yang harus kita cari saat menginginkan hubungan pernikahan yang panjang dengan pasangan bukanlah chemistry, minat yang sama, atau bahkan kecerdasan. Melainkan kontrol diri dan bertanggung jawab.

Meski dua hal tersebut sama sekali tak terdengar romantis, ilmu pengetahuan secara konsisten menyatakan bahwa dua hal itu dapat melakukan banyak hal dalam sebuah hubungan. Bagaimana bisa?

Menurut psikolog Jeremy Nicholson, individu yang memiliki kontrol diri lebih besar cenderung lebih dapat dipercaya dan memercayai pasangannya.

“Tampaknya mereka yang memiliki kemampuan lebih baik untuk mengendalikan diri mereka, dapat menahan godaan, bahkan godaan untuk berselingkuh ketika ada seseorang yang menarik menggoda mereka,” kata Nicholson menjelaskan bagaimana menemukan pasangan yang setia.
Kedua adalah bertanggung jawab, yang berarti bahwa pasangan kamu akan lebih mungkin melakukan upaya untuk menyelesaikan masalah setiap kali terjadi konflik. Dan ini adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk memiliki hubungan jangka panjang.

Menurut Nicholson, orang-orang yang menunjukkan dua sifat itu cenderung lebih menepati janji yang mereka buat, yang mana selalu diharapkan setiap orang dari pasangannya.

“Orang tidak menepati janji karena mereka ‘mencintaimu’, mereka melakukannya karena mereka memiliki kontrol diri untuk menyelesaikan tanggung jawab yang mereka janjikan,” jelas Nicholson.

Tapi bagaimana kita bisa menemukan seseorang seperti ini? Menurut Nicholson, kamu bisa melihatnya dari perhatian si dia dan seberapa banyak ia akan mendengarkan kamu.

*Sumber: kompas.com