This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. website theme by nuansaradiobojonegoro.com

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. website theme by nuansaradiobojonegoro.com

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. website theme by nuansaradiobojonegoro.com

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. website theme by nuansaradiobojonegoro.com

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. website theme by nuansaradiobojonegoro.com

Rabu, 17 Juli 2024

4 Manfaat Bayam Merah yang Jarang Diketahui

 Rabu, 17 Juli 2024

“Manfaat bayam merah bagi kesehatan tak kalah jauh dengan bayam hijau yang biasa kamu konsumsi. Senyawa-senyawa yang terkandung dalam bayam merah dinilai mampu meningkatkan kadar hemoglobin, menjaga kadar gula darah sampai menjaga daya tahan tubuh.”

4 Manfaat Bayam Merah yang Jarang Diketahui

nuansaradiobojonegoro.com, Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang tumbuh subur di Indonesia. Sayuran yang satu ini mungkin sering kamu konsumsi sehari-harinya.

Kalau dibanding bayam hijau, bayam merah memang tidak lebih populer. Kendati demikian, manfaat bayam merah tak kalah jauh dari bayam hijau lo.

Lantas, apa sih yang membedakan bayam hijau dengan bayam merah? Sebenarnya, perbedaannya tak terlalu mencolok kok. 

Bayam merah mengandung pigmen betasianin dan antosianin yang lebih tinggi dari bayam hijau.

Manfaat Kesehatan dari Bayam Merah

Yuk, cari tahu beragam manfaat kesehatan dari bayam merah berikut ini:

1. Meningkatkan Kadar Hemoglobin

Hemoglobin merupakan salah satu sel darah merah yang kaya akan kandungan zat besinya. Jenis sel darah ini punya fungsi penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. 

Kekurangan hemoglobin dapat membuat kamu mudah lelah dan lemas. Nah, bayam merah mengandung zat besi yang cukup tinggi sehingga mampu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. 

2. Menjaga Kadar Gula Darah

Gula darah yang tidak terkontrol adalah salah satu pemicu utama penyakit diabetes. Studi yang dipublikasikan di Tropical Journal of Pharmaceutical Research menunjukkan bahwa bayam merah memiliki khasiat sebagai antidiabetes. 

Bukan cuma itu saja, bayam merah juga mengandung tanin dan polifenol yang mampu menjaga kadar trigliserida. 

3. Tinggi Antioksidan

Bayam merah memiliki kandungan antioksidan polifenol yang cukup tinggi. Jika rutin dikonsumsi, tubuh akan terlindungi dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Kerusakan sel-sel tubuh ini perlu kamu waspadai karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, pembuluh darah, dan kanker.

Antioksidan berperan penting dalam melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan berbagai penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. 

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam bayam membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Bukan hanya antioksidan saja, bayam merah juga mengandung vitamin C yang mampu mengatasi infeksi dan mempercepat proses penyembuhan ketika sedang sakit. 

Vitamin C juga bisa menangkal radikal bebas yang berhubungan dengan penyakit kronis. Selain vitamin C, ada juga vitamin E, beta-karoten, dan zat besi. 

Nutrisi-nutrisi ini mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan produksi sel-sel kekebalan tubuh, memperkuat penghalang pertahanan tubuh, dan membantu dalam proses penyembuhan jika terjadi infeksi atau luka.

 

Sumber : halodoc.com

Kamis, 11 Juli 2024

Stroke hingga Saraf Kejepit, Ini 5 Penyebab Lain Tangan Kesemutan

Kamis, 11 Juli 2024

“Tangan kesemutan bisa terjadi karena banyak hal. Misalnya, hal sepele seperti posisi duduk yang kurang tepat, hingga beberapa kondisi medis tertentu seperti Carpal Tunnel Syndrome dan serangan jantung.”

Stroke hingga Saraf Kejepit, Ini 5 Penyebab Lain Tangan Kesemutan

nuansaradiobojonegoro.com, Kesemutan menjadi masalah kesehatan yang dapat menyerang siapa saja. Penyebab tangan kesemutan dan tingkat keparahannya juga bervariasi, mulai dari ringan hingga parah. 

Umumnya, kondisi kesemutan ringan terjadi karena posisi tidur atau duduk yang keliru. Jika demikian, biasanya kesemutan akan menghilang setelah tekanan pada area tersebut berkurang. 

Meski demikian, sebaiknya kamu waspadai jika kesemutan muncul dengan gejala lain seperti gatal, sakit, kebas atau mati rasa, dan pengecilan pada otot. Sebab, bisa jadi kesemutan muncul sebagai tanda dari masalah kesehatan tertentu.

Penyebab Tangan Kesemutan

Kerusakan saraf atau neuropati perifer menjadi salah satu masalah kesehatan yang memiliki hubungan dengan kesemutan. Kelainan ini sangat berpengaruh terhadap saraf pada sumsum tulang belakang dan otak. 

Umumnya, kelainan ini bermula pada area kaki dan tangan. Lalu, gejalanya akan semakin memburuk yang membuat pengidapnya mengalami penurunan mobilitas, bahkan berisiko mengalami kecacatan. Kerap kali, kondisi ini lebih rentan menyerang lansia. 

Oleh sebab itu, penting untuk kamu mengetahui penyebab tangan kesemutan, terutama jika munculnya sangat intens. Sebab, semakin dini dokter menemukan penyebabnya, semakin cepat pula kamu mendapat penanganan

 

1. Penyakit Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Kondisi pertama yang membuat tangan mengalami kesemutan adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Kelainan ini muncul karena ada gerakan yang berulang atau getaran yang membuat saraf pada pergelangan tangan terjepit. 

Tak hanya itu, gerakan berulang ini bisa menyebabkan jaringan pada area saraf tangan menekan saraf karena membengkak. Alhasil, tekanan ini akan memicu tangan kesemutan bersama dengan gejala lainnya, termasuk sakit, mati rasa, dan tangan yang menjadi lemah.

2. Diabetes

Gejala kesemutan pada area tangan kerap terjadi pada sekitar 30 persen orang-orang dengan kondisi diabetes. Mulanya, kesemutan akan muncul pada area kaki, lalu menjalar hingga ke tangan. Bahkan, dua pertiga pengidap kelainan ini mengalami kerusakan saraf dari tingkat ringan hingga parah.

Hal ini dapat terjadi karena tingginya kadar gula dalam darah dalam jangka waktu lama dapat merusak saraf. Semakin lama seseorang mengidap diabetes, semakin besar kemungkinannya untuk mengalami gangguan saraf seperti kesemutan.

3. Gangguan ginjal kronis

Penyebab tangan kesemutan berikutnya adalah gangguan ginjal kronis. Kelainan ini sebenarnya berkembang dalam waktu lama. Umumnya, gejala akan muncul saat masalah kesehatan sudah masuk pada fase yang parah.

Umumnya, selain kesemutan, pengidap akan merasakan beberapa gejala lainnya, termasuk anemia, penurunan berat badan, nyeri pada otot, mual, dan muntah

4. Vaskulitis

Penyebab tangan kesemutan lainnya adalah vaskulitis. Vaskulitis merupakan peradangan yang terjadi pada pembuluh darah, sehingga mengakibatkan perubahan pada area dinding pembuluh darah.

Terjadinya perubahan ini juga menyebabkan aliran darah terganggu, sehingga menimbulkan banyak gejala. Beberapa gejalanya meliputi pegal-pegal, berkeringat di malam hari, kelelahan, munculnya ruam, hingga demam. Kesemutan juga merupakan salah satu gejala pada pengidap vaskulitis. 

5. Serangan jantung

Kamu sebaiknya waspada ketika kamu secara mendadak terasa kesemutan pada tangan. Sebab, ini dapat menjadi gejala dari serangan jantung.

Pembuluh darah yang tersumbat mengakibatkan gangguan aliran darah yang menuju jantung, sehingga terjadi kesemutan dan nyeri pada bagian dada. Tidak jarang, hal ini juga dapat mengakibatkan salah satu tangan mengalami mati rasa.

Sumber : www.halodoc.com

 

Senin, 08 April 2024

6 Tips agar Tetap Sehat dan Aman Selama Mudik Lebaran

Senin, 08 April 2024

6 Tips agar Tetap Sehat dan Aman Selama Mudik Lebaran

nuansaradiobojonegoro.com, Lebaran hanya tinggal beberapa hari lagi. Ini tandanya musim mudik sudah semakin dekat. Nah, bagi kamu yang merencanakan perjalanan mudik, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan. Misalnya persiapan logistik seperti makanan dan minuman, kendaraan, dan tentunya kesehatan.

Sebab, perjalanan jauh dan melelahkan selama mudik Lebaran ini dapat menimbulkan berbagai tantangan, mulai dari risiko kesehatan hingga kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk melakukan persiapan dengan baik agar tetap sehat dan aman selama perjalanan.

Tips Sehat dan Aman Selama Mudik 

Berikut beberapa tips sehat dan aman yang bisa kamu lakukan selama perjalanan mudik nanti:

1. Siapkan kesehatan fisik yang prima

Perjalanan mudik tentu akan memakan waktu berjam-jam, bahkan beberapa hari. Lamanya perjalanan bisa menyebabkan tubuh merasa kelelahan, atau bahkan jatuh sakit. Maka dari itu mulai dari sekarang, rajinlah berolahraga, minum vitamin, dan konsumsi makanan bergizi seimbang. Tujuannya agar tubuh tetap fit saat perjalanan mudik nanti.

2. Istirahat yang cukup

Persiapan yang matang sebelum mudik memang perlu dilakukan, tetapi jangan sampai ini membuatmu kurang istirahat. Sebelum berangkat usahakan tetap tidur selama 7-8 jam, terutama jika kamu mengendarai mobil. 

Selain itu, menurut saran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kamu juga dianjurkan untuk beristirahat setelah empat jam berkendara. Kamu bisa tidur sejenak sekitar 15 menit, atau lakukan peregangan supaya tubuh tidak pegal-pegal.

3. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Jika kamu mudik saat puasa pastikan untuk tidak melewatkan sahur dan konsumsi makanan bergizi seimbang atau makanan sehat. Sayur dan buah sangat direkomendasikan untuk menjaga stamina selama berkendara. 

Konsumsi juga makanan yang mengandung karbohidrat dan protein. Contohnya seperti nasi, roti gandum, ayam, dan ikan, sebagai sumber energi utama. Jangan lupa juga membawa bekal dan persediaan air yang cukup. 

Tujuannya agar kamu tak perlu membeli makanan yang tidak sehat yang biasa dijual di pinggir jalan.

4. Periksa kendaraan

Menurut informasi data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pemilihan transportasi mudik didominasi oleh transportasi darat, yaitu 27,32 juta menggunakan mobil pribadi. Sisanya menggunakan kendaraan darat lain seperti bus, kereta api, motor atau jasa travel. 

Banyaknya volume kendaraan tentu akan membuat macet. Nah, kemacetan yang panjang membuat mesin kendaraan terus menyala dan berisiko mogok. Karena itu, penting sekali membawa kendaraan ke bengkel sebelum pergi mudik. 

Pastikan bensin selalu cukup selama perjalanan, ban cukup angin, dan mesin berfungsi dengan baik.

5. Gunakan masker dan cuci tangan

Walaupun sudah tidak diwajibkan, tetapi tidak ada salahnya menggunakan masker, terutama jika kamu sedang kurang sehat. Tujuannya agar virus tidak menyebar ke orang lain.

Ketika sedang berada di rest area gunakan juga masker karena tempat ini biasanya dipenuhi banyak orang, dan banyak kendaraan yang menyebabkan polusi. 

Selain itu, jangan lupa rajin cuci tangan atau gunakan hand sanitizer terutama setelah menggunakan toilet umum dan sebelum makan. 

Salah satu gangguan yang sering terjadi ketika mudik adalah sembelit. Untuk itu, kamu perlu Mewaspadai Sembelit Saat Bersiap untuk Arus Balik Mudik.

6. Lakukan peregangan

Peregangan sangat penting untuk dilakukan selama perjalanan mudik, terutama jika kamu menghabiskan waktu yang lama dalam posisi duduk di dalam mobil atau transportasi lainnya. 

Peregangan dapat membantu mencegah kekakuan otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi risiko cedera. 

Nah, itulah 6 tips agar tetap sehat dan aman yang bisa kamu lakukan selama mudik Lebaran.

 

Sumber : www.halodoc.com

Senin, 11 Maret 2024

Pantang Lemas, Ini 9 Tips agar Tubuh Tetap Fit Saat Berpuasa!

 Senin, 11 Maret 2024

KOMPAS.com - Umat Muslim seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan. Persiapan memasuki bulan puasa tidak hanya dari sisi rohani, tetapi juga dari sisi jasmani. Penting untuk mengetahui tips sehat saat bulan puasa supaya tubuh tetap fit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Tips Sehat Selama Bulan Puasa, Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2024/03/10/153100775/4-tips-sehat-selama-bulan-puasa-jangan-makan-berlebihan-saat-berbuka.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

 

 

 

 

 

 

Ada banyak perubahan pola hidup selama bulan puasa, mulai dari pola tidur, makan, hingga aktivitas sehari-hari. Meski begitu, rutinitas seperti bekerja atau kuliah tetap harus dijalankan. Agar selalu sehat dan fit, berikut beberapa tips puasa sehat yang bisa Anda lakukan.

Tips agar tubuh tetap fit saat puasa

Berikut ini beberapa tips menjaga kesehatan di bulan Ramadan yang bisa Anda lakukan.

1. Penuhi kebutuhan cairan

Salah satu tantangan yang dihadapi saat berpuasa adalah potensi dehidrasi. Maka itu, kebutuhan hidrasi tubuh perlu tetap dipenuhi dengan baik, dengan cara minum air yang cukup saat sahur dan berbuka.

Dianjurkan untuk tetap minum 8 gelas air mineral setiap hari, sama seperti jumlah asupan air minum setiap hari. Pola minum air selama puasa dapat dilakukan pembagian 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas antara buka dan sahur, dan 2 gelas lagi saat sahur.

Selain mengonsumsi air putih, Anda dapat mengonsumsi air kelapa saat berbuka puasa untuk mengembalikan hidrasi tubuh yang hilang.

Menurut The Center for Mind-Body Medicine, air kelapa dapat memulihkan dehidrasi lebih cepat dibandingkan air biasa. 

Pasalnya, berdasarkan International Journal of Health Sciences & Research, air kelapa dapat memulihkan dehidrasi lebih cepat dibandingkan air biasa. 

Hal ini karena air kelapa memiliki beberapa elektrolit yang baik untuk tubuh, seperti kalium, magnesium, dan natrium.

Tak hanya menghidrasi tubuh, kandungan serat dan elektrolit dalam air kelapa dapat membantu mencegah gangguan pencernaan selama berpuasa. 

Terdapat banyak ragam air kelapa yang bisa Anda pilih di pasaran. Anda bisa memilih mulai dari kelapa murni sampai air kelapa kemasan.

2. Jangan lewatkan sahur

Cara agar tetap fit saat puasa adalah jangan pernah melewatkan sahur. Sama seperti sarapan pagi, sahur adalah bagian terpenting untuk menambah asupan energi selama seharian sampai tiba waktu berbuka.

Saat sahur, sebaiknya makan dengan zat gizi seimbang dari karbohidrat kompleks, serat, dan protein. Anda bisa mengonsumsi makanan seperti beras merah, gandum, dan oat yang membuat kenyang lebih lama.

Asupan makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari buah-buahan dan sayuran.

Sementara itu, asupan protein bisa Anda dapatkan dari ayam, ikan, daging, telur, tempe, atau tahu yang membantu menambah energi Anda sepanjang hari.

3. Makan secukupnya

Banyak orang yang berpikir bahwa makan banyak saat sahur bisa membuat tubuh tidak lapar atau lemas. Padahal, makan berlebihan justru dapat membuat kekenyangan, tidak nyaman pada perut, hingga gangguan pencernaan.

Selain itu, banyak orang yang kalap ketika menyantap hidangan berbuka. Langsung mengonsumsi banyak makanan saat berbuka akan membuat perut kembung dan begah.

Itu sebabnya makan secukupnya dianjurkan sahur dan saat berbuka puasa agar tubuh tetap fit.

Anda bisa makan secara bertahap, saat berbuka awali dengan minum air putih dan kurma. Kemudian, Anda dapat makan besar setelah solat Tarawih. Setelah itu, Anda dapat makan dengan porsi yang pas saat sahur.

 

4. Hindari makanan berminyak

Tips puasa sehat selanjutnya yaitu menghindari makanan berminyak. Menu gorengan untuk berbuka puasa memang menggoda sekali.

Namun, ada baiknya Anda menghindari segala bentuk makanan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak agar fit saat puasa.

Pasalnya, makanan ini akan meningkatkan risiko kenaikan kolesterol dalam tubuh Anda. Selain itu, penumpukkan lemak bisa membuat berat badan naik saat puasa.

Lebih baik pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipepes yang biasanya lebih rendah lemak.

Anda juga bisa memilih minyak sehat untuk menggoreng, seperti minyak zaitun, minyak kanola, atau biji bunga matahari. Hindari minyak kelapa dan minyak kelapa sawit yang tinggi lemak jenuh.

 5. Mengurangi makanan dan minuman yang manis

Mengurangi makanan dan minuman manis juga merupakan tips menjaga kesehatan saat puasa. Minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan kembali gula darah setelah berpuasa seharian.

Biasanya, minuman manis dan dingin juga dikonsumsi untuk melepas dahaga setelah menahan haus seharian.

Namun, Anda harus tetap memperhatikan jumlah asupan gula harian yang dikonsumsi yaitu sebanyak 50 gram per hari. 

Daripada mengonsumsi minuman manis dari gula pasir, sebaiknya pilih jus buah tanpa tambahan gula yang mengandung serat yang baik untuk kesehatan.


 

 

 

 

 

 

6. Olahraga teratur

Tips puasa tetap sehat yaitu dengan melakukan olahraga secara teratur. Aktivitas fisik memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental, bahkan selama bulan puasa.

Anda dapat melakukan olahraga saat puasa dengan intensitas ringan sampai sedang setelah berbuka.

Sebaiknya, hindari berolahraga secara intens saat terik matahari atau saat perut kosong agar tidak dehidrasi atau kelelahan.

Lakukan olahraga selama 30 menit dengan jalan kaki, bersepeda, joging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

7. Tidur yang cukup

Selain memperhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting.

Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena Anda tidak memiliki waktu tidur yang cukup.

Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, pada malam harinya Anda tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting.

Usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya, misalnya sesudah salat tarawih. Kurang tidur akan memengaruhi kinerja otak sehingga menghambat aktivitas Anda nantinya.

8. Makan buah yang mengandung air

Makan buah yang mengandung air dapat menjadi tips puasa sehat. Hal ini karena buah yang mengandung banyak air baik untuk menjaga hidrasi dan memenuhi kebutuhan zat gizi selama bulan puasa. 

Beberapa buah yang mengandung banyak air yaitu semangka, jeruk, pepaya, atau pir.

Selain mengandung air dan serat, buah-buahan ini mengandung vitamin C yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Pastikan untuk memasukkan berbagai jenis buah dalam menu sahur dan berbuka agar tubuh tetap sehat. Buah-buahan juga dapat menjadi alternatif yang lebih sehat dibandingkan dengan makanan atau minuman manis lainnya.

9. Konsumsi kurma saat berbuka puasa

Tips puasa sehat lainnya yaitu dengan mengonsumsi kurma saat berbuka puasa. Kurma adalah sumber energi cepat karena mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. 

Karena kandungan inilah kurma bermanfaat mengembalikan kadar gula darah yang rendah selama berpuasa.

Buah ini juga mengandung air dan elektrolit seperti kalium, magnesium, dan natrium. Ini dapat membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang selama puasa.

Selain itu, kandungan serat dalam kurma mencegah makan berlebihan saat berbuka puasa. Pasalnya, serat mengontrol nafsu makan dan membuat kenyang lebih lama.

 Sumber : https://hellosehat.com

KOMPAS.com - Umat Muslim seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan. Persiapan memasuki bulan puasa tidak hanya dari sisi rohani, tetapi juga dari sisi jasmani. Penting untuk mengetahui tips sehat saat bulan puasa supaya tubuh tetap fit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Tips Sehat Selama Bulan Puasa, Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2024/03/10/153100775/4-tips-sehat-selama-bulan-puasa-jangan-makan-berlebihan-saat-berbuka.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6
KOMPAS.com - Umat Muslim seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan. Persiapan memasuki bulan puasa tidak hanya dari sisi rohani, tetapi juga dari sisi jasmani. Penting untuk mengetahui tips sehat saat bulan puasa supaya tubuh tetap fit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Tips Sehat Selama Bulan Puasa, Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2024/03/10/153100775/4-tips-sehat-selama-bulan-puasa-jangan-makan-berlebihan-saat-berbuka.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6
KOMPAS.com - Umat Muslim seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan. Persiapan memasuki bulan puasa tidak hanya dari sisi rohani, tetapi juga dari sisi jasmani. Penting untuk mengetahui tips sehat saat bulan puasa supaya tubuh tetap fit.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Tips Sehat Selama Bulan Puasa, Jangan Makan Berlebihan Saat Berbuka", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2024/03/10/153100775/4-tips-sehat-selama-bulan-puasa-jangan-makan-berlebihan-saat-berbuka.


Kompascom+ baca berita tanpa iklan: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Selasa, 06 Februari 2024

Ini Cara Mudah Meredakan Nyeri Otot di Rumah

Selasa, 06 Februari 2024

“Nyeri otot bukanlah penyakit, melainkan gejala dari gangguan kesehatan tertentu dan penyebabnya sendiri sangat beragam. Jika terjadi dalam intensitas yang ringan, kamu dapat meredakan nyeri otot di rumah dengan beberapa langkah ini.”

Ini Cara Mudah Meredakan Nyeri Otot di Rumah

nuansaradiobojonegoro, Nyeri otot atau myalgia merupakan gangguan kesehatan yang pernah dialami semua orang setidaknya sekali seumur hidup. Masalah pada otot ini bisa saja muncul di seluruh otot pada tubuh, seperti otot punggung, leher, lengan, paha, atau betis. 

Rasa nyerinya sendiri dapat digambarkan, seperti kram, rasa kaki, tertarik, atau nyeri saat disentuh. Lantas, bagaimana sih cara mengatasi kondisi di rumah  dengan efektif?

Beberapa Cara Mudah untuk Meredakan Nyeri Otot

Jika terjadi dalam intensitas yang ringan, kamu dapat meredakan nyeri otot dengan beberapa cara berikut ini:

1. Melakukan peregangan

Peregangan menjadi langkah pertama dalam meredakan nyeri otot. Cara yang satu ini dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Semakin lentur otot, maka semakin kecil kemungkinan otot kaku yang memicu nyeri otot.

2. Melakukan pijat

Pijat mampu merangsang sel pada otot untuk membuat lebih banyak energi, sehingga nyeri lebih cepat pulih. Namun perlu diperhatikan, pijat tidak boleh dilakukan di bagian leher hingga tulang ekor, karena bisa saja menyebabkan pergeseran tulang hingga saraf terjepit.

3. Kompres air dingin

Kompres air dingin mampu mengurangi aliran darah menuju otot yang nyeri. Hal tersebut membuat peredaran darah yang menyebabkan rasa nyeri akan terhenti, sehingga rasa nyeri pun dapat diatasi. Cara ini dapat dilakukan dengan membalut es batu dengan kain, dan kompres di bagian rasa nyeri selama 15–20 menit.

4. Rutin beryoga dan meditasi

Kedua olahraga tersebut memang terlihat mudah, tetapi mampu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas tubuh, sehingga terhindar dari cedera. Selain itu, yoga dan meditasi mampu menurunkan tingkat stres, serta menurunkan risiko obesitas. Untuk hasil yang maksimal, lakukan secara teratur, ya.

5. Konsumsi air putih

Menjaga tubuh terhidrasi dengan baik mampu meredakan nyeri otot, lho. Air yang diminum akan bergerak ke seluruh sistem dalam tubuh, sehingga mampu meredakan peradangan, membuang racun, serta menyuplai nutrisi yang dibutuhkan oleh otot. Sebaiknya konsumsi air putih minuman 2-3 liter setiap hari, ya.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sejumlah langkah meredakan nyeri otot tersebut dapat dilakukan jika gangguan kesehatan terjadi dalam intensitas ringan.

 

Sumber : halodoc.com

Minggu, 17 Desember 2023

Inilah Ciri-Ciri Penyakit Kanker yang Perlu Diperhatikan

Minggu, 17 Desember 2023

“Gejala kanker bisa berbeda-beda tergantung bagian tubuh yang terkena. Namun, ada beberapa gejala umum yang biasanya terjadi, seperti kelelahan, penurunan berat badan tanpa sebab, benjolan, dan masih banyak lagi.”

Inilah Ciri-Ciri Penyakit Kanker yang Perlu Diperhatikan

 

nuansaradiobojonegoro.com, Kanker merupakan salah satu penyakit yang ditakuti banyak orang, karena seringkali menyebabkan kematian. Penyakit ini bisa berkembang di bagian tubuh mana saja dan menyebabkan berbagai dampak buruk pada tubuh.

Namun, penyakit ini sebenarnya berpeluang tinggi untuk sembuh bila mendapatkan pengobatan sedini mungkin. Itulah mengapa mengenali ciri-ciri kanker penting agar penyakit tersebut bisa terdeteksi lebih awal, sehingga pengobatan pun bisa bekerja dengan maksimal. Yuk, ketahui ciri-ciri kanker di sini!

Kenali Gejala Kanker

Kanker terjadi karena adanya perubahan atau mutasi genetik pada DNA dalam sel. Kondisi ini bisa membuat sel berkembang tidak normal dan tidak terkendali.

Gejala penyakit ini bisa berbeda-beda tergantung jenis kanker yang sesorang alami. Namun, ada beberapa gejala yang umum terjadi. 

Berikut adalah ciri-ciri penyakit kanker yang perlu kamu waspadai yaitu:

1. Penurunan berat badan tiba-tiba

Jika kamu mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Apalagi jika kamu berat badan kamu menurun secara drastis. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda penyakit kanker.

2. Lelah

Rasa lelah yang menjadi gejala kanker berbeda dengan setelah beraktivitas seharian. 

Pengidap kanker mungkin mengalami kelelahan terus menerus, meskipun sudah beristirahat yang cukup dan tidak melakukan aktivitas yang berat. 

Kelelahan yang parah bisa menjadi ciri-ciri penyakit kanker. Hal ini karena sel kanker berkembang dengan menggunakan nutrisi dalam tubuh.

Kondisi ini membuat tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan, sehingga pengidap akan merasa kelelahan terus menerus. 

3. Demam

Demam merupakan gejala dari banyak penyakit, mulai dari yang ringan hingga penyakit seperti kanker.

Kamu perlu waspada bila kenaikan suhu tubuh tersebut sering terjadi dan meningkat pada malam hari.

Atau bila kamu mengalami demam tapi tidak mengalami infeksi apapun, dan kenaikan suhu tubuh yang muncul bersamaan dengan keringat pada malam hari. 

4. Sakit kepala yang tidak kunjung membaik 

Sakit kepala ringan biasanya dapat hilang dengan sendirinya dengan mengonsumsi air putih, istirahat yang cukup, dan makanan sehat.

Namun, jika sakit kepala yang kamu rasakan semakin memburuk dan tidak membaik dalam waktu 2 minggu, sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan yang kamu alami. 

Pasalnya, hal itu bisa menjadi gejala kanker.

5. Benjolan pada bagian tubuh tertentu

Waspada terhadap munculnya benjolan pada bagian tubuh tertentu yang tidak biasa. Misalnya, benjolan pada payudara bisa menandakan kanker payudara.

Benjolan yang merupakan gejala kanker biasanya memiliki ciri, seperti tidak bisa digerakkan dari dasarnya, keras, dan tidak menyebabkan nyeri.

6. Perubahan pada kulit

Jangan abaikan jika kulit pada beberapa bagian tubuh mengalami perubahan, misalnya pada payudara atau bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari. 

Munculnya tahi lalat yang tidak biasa juga bisa menjadi ciri-ciri penyakit kanker yang perlu kamu waspadai.

7. Perubahan pada mulut

Selain pada kulit, perhatikan juga bila terjadi perubahan yang tidak biasa pada mulut. Terutama bagi kamu yang merokok.

Kanker mulut seringkali menimbulkan tanda-tanda berupa munculnya bercak merah cerah, abu-abu, atau kuning di dalam mulut atau lidah.

Bila kamu mengalaminya beserta dengan gejala lainnya, seperti pembengkakan di mulut, atau mulut berdarah tanpa sebab yang jelas, segera periksakan diri ke dokter.

8. Masalah dalam BAB dan BAK

Munculnya darah dalam urine atau BAB berdarah yang cukup sering terjadi juga bisa menjadi gejala kanker.

Beberapa jenis kanker yang bisa menyebabkan gejala ini, antara lain kanker usus, kanker ginjal, kanker kandung kemih.

9. Perdarahan di luar waktu menstruasi

Bagi para wanita, waspadai bila kamu mengalami perdarahan saat tidak sedang menstruasi.

Durasi menstruasi yang lebih panjang dengan perdarahan yang hebat juga bisa menjadi gejala kanker. 

10. Batuk darah

Batuk darah juga merupakan gejala serius yang perlu kamu waspadai.

Apalagi bila hal itu sudah berlangsung selama lebih dari 4 minggu. Batuk berdarah bisa menjadi gejala kanker paru-paru.

Sumber : halodoc.com

Jumat, 08 Desember 2023

6 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Penghujan

 Jum'at, 08 Desember 2023


“Musim hujan identik dengan berbagai penyakit. Kamu bisa menghindarinya dengan melakukan tips menjaga kesehatan di musim hujan, seperti memenuhi cairan tubuh hingga mengonsumsi vitamin C.”

6 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Penghujan

www.nuansaradiobojonegoro.com – Beberapa hari belakangan hujan terjadi cukup ekstrem terjadi di beberapa kota. Perubahan cuaca yang terjadi sangat tiba-tiba membuat tubuh menjadi rentan dari berbagai gangguan kesehatan. Tentunya kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman hingga penurunan produktivitas sehari-hari. 

Untuk itu, sangat penting mengetahui cara dalam menjaga kesehatan di musim penghujan. Bukan hanya menyiapkan perlengkapan hujan, kamu juga perlu meningkatkan sistem imun tubuh agar kesehatan selalu dalam kondisi yang prima. Yuk, simak berbagai tips menjaga kesehatan saat musim hujan.

Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan

Musim hujan identik dengan berbagai penyakit, seperti flu dan batuk. Hal ini bisa terjadi akibat penurunan sistem imun tubuh yang disebabkan oleh cuaca dingin. Bukan itu saja, cuaca dingin juga bisa meningkatkan penyebaran bakteri dan virus.

Rhinovirus yang merupakan penyebab flu biasa dapat bereplikasi lebih cepat pada suhu yang lebih dingin. Selain itu, virus Influenza juga bisa tumbuh dan berkembang dengan stabil pada suhu dingin dan kering. 

Perubahan suhu yang terjadi secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Hal ini membuat kamu menjadi lebih rentan mengalami sejumlah keluhan kesehatan, yang bisa menurunkan produktivitas hingga gangguan aktivitas sehari-hari.

Sebagai langkah pencegahan, sebaiknya ketahui berbagai tips yang bisa kamu lakukan untuk menghindari penyakit di musim hujan, yaitu:

  1. Penuhi kebutuhan cairan setiap hari

Meskipun cuaca dingin, kamu perlu memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik saat musim penghujan. Dehidrasi membuat tubuh lebih rentan mengalami berbagai penyakit yang kerap muncul di musim hujan.

Perbanyak mengonsumsi air putih atau buah dengan kandungan air yang tinggi, sangat baik untuk mencegah dehidrasi di musim hujan. Pastikan juga untuk selalu mengonsumsi air putih yang matang dan kebersihannya terjaga dengan baik.

  1. Konsumsi asupan Vitamin C

Vitamin C menjadi salah satu vitamin yang sangat baik untuk mengoptimalkan sistem imun tubuh. Untuk itu, jangan lupa perbanyak asupan makanan dengan kandungan vitamin C di dalamnya, seperti jeruk, stroberi, brokoli, hingga bayam.

Selain makanan, kamu juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dengan mengonsumsi suplemen vitamin C

  1. Lakukan aktivitas fisik

Jangan malas untuk melakukan berbagai kegiatan fisik atau olahraga saat musim penghujan. Dengan rutin berolahraga, maka sistem imun tubuh akan meningkat sehingga risiko paparan penyakit akan lebih menurun.

  1. Penuhi kebutuhan istirahat

Penuhi kebutuhan istirahat setiap hari. Sangat penting untuk tidur selama 7-8 jam setiap malamnya agar sistem imun tubuh dalam kondisi yang optimal. Hal ini membuat kamu akan terhindar dari berbagai risiko penyakit yang rentan terjadi di musim penghujan.

  1. Jangan makan sembarangan

Hindari mengonsumsi atau membeli makanan sembarangan. Pastikan kamu mengonsumsi makanan yang bersih dengan kandungan yang baik untuk kesehatan.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang kebersihannya kurang terjaga, membuat kamu lebih rentan mengalami berbagai penyakit selama musim hujan.

  1. Jaga kebersihan tubuh

Selama musim hujan, jangan lupa untuk sering mencuci tangan. Hal ini bisa kamu lakukan untuk mencegah paparan bakteri atau virus yang menempel pada tangan. Sebaiknya cuci tangan sebelum makan, setelah makan, setelah melakukan aktivitas di luar ruangan, hingga setelah menggunakan toilet.

Selain itu, pastikan kondisi kuku dalam keadaan bersih. Kuku yang terlalu panjang dan tidak bersih bisa menyebabkan penumpukan kuman dan bakteri.

Jangan lupa untuk menyiapkan berbagai peralatan hujan sebagai persiapan di musim penghujan. Kamu bisa siapkan payung atau mantel hujan. Gunakan juga pakaian yang hangat dan alas kaki yang sesuai agar kondisi kesehatan tetap terjaga dengan baik.

Sumber : www.halodoc.com

Diberdayakan oleh Blogger.

STREAMING

LIVE SUPPORT

PT. RADIO NUANSA FM BOJONEGORO
Jln. Mliwis Rt 24 Rw 8 Kec. Sumberrejo Kab. Bojonegoro
Telp : (0353) 331399 / 0852 5935 8278
E-Mail : nuansaradio722@gmail.com

SPOT


PT RADIO NUANSA FM © 2024 Desain By RUDI TORO SETIAWAN