SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Sabtu, 19 Juni 2021

Insecure Bisa Muncul Karena Kejadian Masa Lalu, Ini Cara Mengatasinya

Sabtu, 19 Juni 2021 17:26:07

Insecure Bisa Muncul Karena Kejadian Masa Lalu, Ini Cara Mengatasinya

 

 

 

 

 

 

 

Insecure atau perasaan cemas dan tidak aman bisa muncul karena rasa tidak percaya diri dan kesulitan menjalin hubungan sosial.

Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang bisa mengalami perasaan insecure, salah satunya karena pengalaman buruk masa lalu.

Menurut Dosen Psikologi dari Universitas Jenderal Achmad Yani, Yoga Hardianto, pikiran negatif masa lalu dapat membuat orang merasa insecure.

"Insecure bisa dari pikiran negatif. Ini bisa terjadi ketika orang memerhatikan hal yang mengancam atau yang menakutkan. Kenapa? Karena orang pada dasarnya gak mau disakitin," ungkapnya pada acara Cure The Insecure, Selasa (16/6/2021).

Kata Yoga, pikiran negatif datang dari bagian otak yang disebut Amigdala atau pusat ketakutan otak. Itu yang membuat manusia kerap memiliki pikiran cemas dan takut.

"Jadi pada dasarnya manusia sensitif sama hal yang negatif. Gimana caranya? Ya harus paksain punya pikiran positif," ungkapnya lebih lanjut.

Ia melanjutkan cara untuk menghapus pikiran negatif adalah dengan melatih pikiran dan memperluas wawasan seperti membaca buku pengembangan diri.

Ia juga mengimbau seseorang yang memiliki masalah insecure untuk menghidari teman toksik atau teman beracun.

"Selain itu harus punya teman yang positif, jangan punya teman yang mulutnya kurang ajar. Kalau lingkungan yang negatif, ya cukup tahu saja," katanya lagi.

Di sisi lain, Yoga Hardianto mengatakan insecure juga bisa diubah menjadi kelebihan agar seseorang bisa mengontrol diri. "Kalau kita mau mengembangkan diri, tahapannya berbeda-beda. Apapun itu kita harus lebih berani," pungkasnya.

*Sumber: suara.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar