SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Senin, 27 September 2021

Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya

Senin, 27 September 2021 17:45:20

Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya

 

 

 

 

 

 

 

Kemampuan berimajinasi sangat penting untuk perkembangan otak anak. Lewat imajinasi anak bisa lebih kreatif dan inovatif serta lebih siap menghadapi masa depannya kelak.

Melatih imajinasi anak memang tidak mudah, namun Ahli Otak, Dr. dr. Taufiq Pasiak menyarankan anak-anak untuk mau berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Ini karena perpindahan tempat bisa membuat melebarnya hipokampus otak jadi lebih luas. Hipokampus adalah bagian di otak yang berperan untuk mengingat informasi baru.

Lewat meluasnya bagian hipokampus di otak inilah kemampuan spasial atau kemampuan beradaptasi anak jadi terlatih, yang akhirnya membuat kemampuan imajinasi anak jadi meningkat.

"Makanya jika ingin anak Anda, kita atau siapapun memiliki kemampuan spasial yang bagus, pindah-pindah tempat tinggal," ujar Dr. Taufiq yang juga CEO sekaligus Pendiri Sekolah Otak itu, dalam acara diskusi, Jumat (24/9/2021) lalu.

Perpindahan tempat yang dimaksud tidak selalu pindah rumah, tapi bisa seperti melalui jalan yang berbeda setiap berangkat dan pulang sekolah. Lalu bersekolah di beda kota alias merantau, atau sering mengunjungi tempat baru.

"Pindah-pindah jalan menelusuri satu tempat. Kalau jalan ke sekolah melalui jalan A, maka lain waktu gunakan jalan B, jalan C, jalan D dan seterusnya. Itu membuat peta spasial kita berubah," jelas Dr. Taufik.

Peta spasial bisa berarti kemampuan mendeteksi benda atau bangunan 3 dimensi yang memiliki lebar, tinggi, dan panjang satu ruang.

Fenomena ini juga selaras dengan penelitian yang dilakukan di London Inggris terhadap sopir yang otaknya diperiksa dengan magnetic resonance imaging (MRI), untuk memeriksa besarnya hipokampus.

Otak sopir diperiksa sebelum sopir bertugas berkeliling kota London. Setelahnya sopir berkeliling selama 3 hingga 6 bulan, selanjutnya otak sopir kembali diperiksa.

Hasilnya didapatkan, setelah berkeliling bagian hipokampus otak melebar setelah sopir berkeliling kota London, menunjukan kemampuan spasialnya lebih baik dari sebelumnya.

*Sumber: suara.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar