SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Senin, 01 Maret 2021

Kapan Waktu Paling Tepat untuk Memberi Susu Sapi pada Bayi?

Senin, 01 Maret 2021 18:31:59

Kapan Waktu Paling Tepat untuk Memberi Susu Sapi pada Bayi?


 

 

 

 

 

 

 

Air Susu Ibu (ASI) adalah sumber nutrisi yang sangat baik untuk bayi baru lahir yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya, karena akan memperkuat kekebalan dan melindungi dari infeksi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bayi harus disusui selama enam bulan pertama dan terus menyusu dengan memberikan makanan pendamping yang bergizi hingga usia dua tahun atau lebih.

Lantas, kapan sebaiknya mengenalkan susu sapi kepada bayi?

Dilansir dari Boldsky, di berbagai negara terdapat perbedaan usia di mana bayi harus minum susu sapi. Misalnya, di AS dan Inggris, disarankan agar susu sapi tidak diberikan sebelum bayi berusia satu tahun.

Di Denmark dan Swedia, direkomendasikan bahwa susu sapi utuh harus diperkenalkan secara bertahap masing-masing dari 9 dan 10 bulan. Namun, sebagian besar negara merekomendasikan pemberian susu sapi saat anak berusia 12 bulan. Contohnya American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa susu sapi tidak boleh diberikan sampai bayi berusia satu tahun.

Penelitian telah menunjukkan bahwa susu sapi utuh memiliki kandungan kasein yang tinggi yang apabila dikonsumsi dapat membuat bayi sulit untuk mencerna. Selain itu, susu sapi utuh mengandung vitamin C, vitamin E, seng, dan niasin dalam jumlah yang sangat rendah.

Susu sapi juga memiliki kandungan asam linoleat yang rendah yaitu sekitar 1,8 persen, lebih rendah dari level yang direkomendasikan yaitu sekitar 3 persen.

Tapi memperkenalkan susu sapi kepada bayi Anda pada usia enam bulan dapat meningkatkan risiko anemia defisiensi besi pada usia satu tahun menurut sebuah penelitian. Kekurangan zat besi selama dua tahun pertama kehidupan dapat mempengaruhi perilaku dan perkembangan psikomotorik

Asupan protein, natrium, kalium, klorida dan fosfor yang lebih tinggi yang ditemukan dalam susu sapi meningkatkan beban zat terlarut ginjal, sehingga menghasilkan osmolalitas urine.

Selain itu, paparan susu sapi secara dini dapat meningkatkan risiko alergi [9] . Studi lain menunjukkan bahwa memberikan susu sapi kepada bayi dapat menyebabkan pendarahan usus.

Jadi sebaiknya, berikan susu sapi saat bayi berusia satu tahun. Namun, konsultasikan dengan dokter anak mengenai pemberian susu sapi kepada bayi Anda.

*Sumber: suara.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar