SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Jumat, 08 Maret 2019

Es Krim Ternyata Bisa Mengobati Patah Hati

Sabtu, 09 Maret 2019 14:07:02

Es Krim Ternyata Bisa Mengobati Patah Hati

Patah hati merupakan sebuah ungkapan kata yang sering digunakan milenial untuk menjelaskan perasaan sedih mendalam. Diantaranya kehilangan orang yang dicintai, penolakan cinta, atau sebagainya.

Kebanyakan orang menganggap hanya waktu yang bisa menyembuhkan hati yang terluka itu. Bukan hal yang aneh apabila merasa membutuhkan orang lain untuk membantu menghilangkan rasa sedih. Namun, hal yang mungkin tidak pernah Anda sadari bahwa jenis makanan ternyata juga bermanfaat menyembuhkan perasaan sedih.

 Dilansir dari laman Boldsky.com, Jumat (8/3), kendati belum ada alasan secara pasti mengapa makanan es krim bisa membuat rasa tenang, namun mengkonsumsinya akan membuat mood menjadi lebih baik. Berikut ini beberapa alasan mengapa es krim dianggap dapat membuat mood booster paling efektif.

1. Merupakan makanan jenis comfort food

Untuk urusan menyembuhkan patah hati, Anda harus mengonsumsi makanan khusus yang biasanya disebut sebagai comfort food atau makanan nyaman. Comfort food memiliki arti yaitu makanan yang bisa memberi daya hibur, ketenangan dan juga perasaan yang lega ketika mengonsumsinya.

Kemampuan otak untuk merasakan kesedihan akan berkurang saat mengonsumsi es krim. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak susu yang ada pada es krim yang dapat membuat hati lebih nyaman. Susu memiliki kandungan kalsium yang bisa membuat Anda rileks. Selain itu, susu juga mengandung tryptophan yang akan diubah tubuh menjadi hormon serotonin yang bisa membuat suasana hatimu lebih baik.

2. Mengandung zat gizi yang dibutuhkan tubuh

Bahan utama dalam pembuatan es krim adalah susu dan krim. Tapi tak hanya itu saja, beberapa nutrisi esensial seperti kalsium, potrein, kalium, fosfor dan vitamin juga terkandung dalam es krim. Jadi Anda tak memanjakan lidah tapi juga menambah asupan gizi.

Seperti dikutip dari Newsweek.com, es krim memiliki rasa yang lembut, wangi, manis, dan dingin. Usia remaja sangat rentan mengalami perubahan mood mendadak akan cocok mengkonsumsi makanan ini.

Sensasi rasanya membuat bagian otak tertentu merespon emosi positif dengan sangat baik. Es krim dapat menjadi sumber karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat membantu proses sintesis energi.

Sebuah penelitian yang dilakukan Yoshihiko Koga, seorang profesor dari Universitas Kyorin, Tokyo, membuktikan jika mengonsumsi makanan dingin seperti es krim sesaat setelah terbangun dapat memberikan stimulus pada otak menjadi lebih aktif, meningkatkan kewaspadaan dan kapasitas mental.

3. Mengandung asam amino

Es krim mengandung protein yang terdiri dari asam amino. Asam amino yang Anda dapatkan ketika makan es krim dapat mempengaruhi suasana hati karena tubuh semakin berenergi.

Es krim yang kaya protein meningkatkan kemungkinan meningkatkan kadar tirosin di otak. Tirosin adalah neurotransmitter yang meningkatkan kadar dopamin dan norepinefrin di dalam tubuh.

4. Kandungan neurotransmitter dapat meningkatkan kewaspadaan

Menurut Franklin Institute dikutip dari Huffpost, kadungan neurotransmitter pada es krim dapat meningkatkan kewaspadaan, sebab kandungan ini dapat membawa pesan kimia yang sensitif yang hanya membutuhkan lingkungan yang tepat untuk memicu pelepasan hati.

Susu pada es krim dapat mengarahkan suasana hati yang tenang dengan meningkatkan produksi serotonin, menurut University of Maryland Medical Center bahkan hal ini dapat membantu Anda rileks dan tidur lebih baik.

5. Bekerja sebagai pengganti alkohol

Melansir dari Huffpost, Ashley Gearhardt seorang psikolog klinis juga menyebutkan konsumsi es krim saat patah hati adalah sama seperti ketika laki-laki yang mengonsumsi alkohol saat sedang merasa sedih.

Bedanya hanya pada makanan atau minuman yang dikonsumsi. Hal ini disebabkan budaya masa kini yang menganggap kalau perempuan kurang pantas menyembuhkan kesedihan dengan konsumsi alkohol. Sebagian penelitian menemukan kalau perempuan cenderung mengonsumsi sesuatu untuk mengalihkan kesedihan serta menenangkan emosinya.

*Sumber: kumparan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar