Rabu, 23 Januari 2019

Sebelum Menikah, Diskusikan 6 Masalah Finansial Ini dengan Pasangan

| Rabu, 23 Januari 2019
Rabu, 23 Januari 2019 08:53:31














Membangun hidup baru setelah menikah ternyata tak sesederhana yang dipikirkan. Ini terutama dalam menata finansial karena pengeluaran cukup besar untuk menyicil rumah, membayar tagihan listrik dan air, dan sebagainya. Pasangan bisa saja memiliki tujuan dan tantangan keuangan yang berbeda dari sebelum menikah. Oleh karena itu, sebelum menikah, pastikan dulu Anda dan pasangan memiliki kesamaan visi dan memiliki pemahaman yang baik tentang kondisi keuangan masing-masing sebelum menjadi masalah di kemudian hari. Sebagaimana dikutip dari Forbes, Rabu (23/1/2019), setidaknya ada 6 isu keuangan yang harus diperhatikan dalam memulai bahtera rumah tangga. Sebelum memutuskan untuk menikah, sebaiknya Anda dan pasangan telah mendiskusikan enam masalah keuangan tersebut. 

1. Kenali kebiasaan keuangan pasangan 

Setiap pribadi memiliki cara masing-masing dalam mengelola keuangan, khususnya untuk tabungan dan pengeluaran dalam sebulan, misalnya. Anda mungkin bisa menakar kebiasaan pasangan dengan melihat gaya hidupnya. Namun, perlakuan mereka terhadap uang kemungkinan bisa berbeda. Kebiasaan orangtua pasangan dalam mengelola keuangan sedikit banyak berpengaruh pada caranya mengelola keuangan juga. Oleh karena itu, penting memahami apa yang dipikirkan pasangan secara impulsif, sikap mereka terhadap tabungan dan investasi, dan ketakutan finansial apa yang mungkin disembunyikan. Setelah Anda saling memahami nilai uang dan kebiasaan masing-masing, Anda dapat menetapkan tujuan keuangan bersama dengan lebih baik. 

2. Tentukan tujuan individual dan tujuan bersama 

Ketika mendiskusikan keuangan dengan pasangan, Anda bisa memulai dengan menentukan apa tujuan bersama. Dengan kata lain, sebelum Anda mulai menggabungkan aset dan masa depan keuangan, penting untuk memutuskan secara bersama-sama ke mana Anda ingin perjalanan finansial membawa Anda. Misalnya, apakah Anda ingin memiliki rumah bersama suatu hari nanti, apakah Anda ingin bepergian jauh, dan apakah Anda memiliki tujuan pensiun tertentu. Dengan demikian, Anda dapat memutuskan bagaimana cara menggabungkan aset atau apakah lebih masuk akal untuk memisahkan akun tertentu untuk mencapai tujuan individu Anda. 

3. Implikasi pajak 

Perkawinan dapat menghasilkan pajak yang lebih tinggi, terutama ketika kedua pasangan berpenghasilan tinggi. Sebab, penghasilan gabungan dapat mendorong Anda ke golongan pajak yang lebih tinggi. Di sisi lain, perkawinan mungkin menghasilkan pajak yang lebih rendah karena Anda dapat menggabungkan potongan dan keuntungan pajak lainnya. Jika Anda dan pasangan Anda bukan ahli perpajakan, sebaiknya membahas implikasi pajak sebagai pasangan versus pengarsipan secara terpisah dengan menggandeng penasihat pajak. Hal ini dilakukan unruk menghindari kelebihan pembayaran pada musim pajak. 

4. Masalah utang 

Meski utang bisa menjadi topik yang tidak nyaman untuk dibahas, tapi kedua pasangan harus jujur mengenai utang apa yang mereka miliki sebelum menggabungkan keuangan. Yang lebih penting, kebiasaan apa yang menyebabkan utang itu ada. Memahami masing-masing cerita utang, nilai kredit, dan riwayat kredit adalah faktor penting untuk dipertimbangkan sebelum membeli barang-barang di masa depan. 

5. Properti 

Selain memahami utang pasangan Anda, penting untuk mengidentifikasi aset yang Anda berdua peroleh sebelum menjalin hubungan. Hitung juga aset apa pun yang telah Anda beli bersama pasangan selama menjalin hubungan. Meski tak ingin perpisahan terjadi, namun kedua belah pihak tetap harus mempertimbangkan bagaimana membagi aset jika terjadi perceraian. Dalam skenario tertentu, perjanjian pranikah dapat membantu dengan jelas menentukan bagaimana aset akan dibagi jika Anda akhirnya memutuskan untuk berpisah. 

6. Menggabungkan aset 

Setelah Anda dan pasangan telah membahas secara menyeluruh riwayat keuangan dan kebiasaan satu sama lain, Anda dapat membuat rencana bagaimana Anda ingin menggabungkan keuangan. Ingat, tidak perlu menggabungkan aset secara instan begitu Anda menikah. Anda bisa memulai dari yang kecil dengan membuka rekening giro bersama, yang bisa menjadi pengantar yang bagus untuk belajar bagaimana mengelola uang Anda bersama. Dari sana, Anda dapat menyusun anggaran dan mulai menabung bersama untuk tujuan bersama.

Sumber : http://www.kompas.com/

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar