SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Rabu, 12 Agustus 2020

Setop, Jangan Kulum Bibir untuk Ratakan Lipstik

Rabu, 12 Agustus 2020 17:25:29

Setop, Jangan Kulum Bibir untuk Ratakan Lipstik

Lipstik merupakan produk riasan yang dapat memberikan perubahan signifikan pada tampilan wajah.

Lipstik warna merah dapat menyegarkan wajah yang pucat, lalu lipstik warna lembut dapat menyeimbangkan rias mata yang berat dan gelap.

Namun demikian, tak sedikit perempuan yang secara sembarang mengenakan lipstik tanpa mengetahui dampak sampingnya.

Salah satu kebiasaan wanita dalam meratakan lipstik adalah dengan cara mengulum bibir.

Menurut Lauren Conrad dari LaurenConrad.com mengulum bibir untuk meratakan lipstik adalah cara kurang tepat yang banyak dilakukan wanita.
Jadi, kata Conrad, acap kali wanita mengenakan lipstik di beberapa bagian bibir kemudian diratakan dengan cara mengulumnya, agar setiap bagian terpulas sempurna.

Namun, perlu kamu ketahui bahwa cara ini sebenarnya akan merusak tekstur dan menurunkan kualitas warna lipstik.
Langkah terbaik dalam mengenakan lipstik adalah terlebih dulu mengaplikasikan pelembap bibir.

Lalu pulaslah lip liner (pensil bibir) di tepi bibir untuk menghindari lipstik yang melebar berlebihan.
Kemudian, barulah bubuhkan lipstik menggunakan kuas ke seluruh bagian bibir secara merata.

Demi menghindari kejadian memalukan, periksa kembali gigimu, siapa tahu ada sisa lipstik yang menodai gigi.

“Mengulum bibir untuk meratakan bibir akan merusak tekstur lipstik dan juga bisa menyebabkan bibir semakin kering."

"Terutama jika kamu menggunakan lipstik jenis creamy, biasanya mengulum bibir membuat lipstik berbaur tak beraturan,” ungkap Conrad.

*Sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar