SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Selasa, 12 Mei 2020

3 Hal yang Perlu Dilakukan saat Calon Mertua Lebih Menyukai Mantannya Pacar

Selasa, 12 Mei 2020 17:53:29

3 Hal yang Perlu Dilakukan saat Calon Mertua Lebih Menyukai Mantannya Pacar

Mencuri hati calon mertua adalah hal penting untuk kelancaraan hubunganmu bersama pasangan. Jika hubunganmu dengan calon mertua baik-baik saja bahkan cenderung dekat, maka jangan langsung berbahagia.

Sebab, tak semua calon mertua memutuskan komunikasi dengan mantan kekasih anaknya. Bahkan tak jarang hal ini malah membuatmu dibanding-bandingkan dengan mantan kekasih pasanganmu.

Apalagi jika calon mertuamu ternyata lebih menyukai mantan kekasih pasanganmu ketimbang denganmu, tentu ini menjadi hal yang mengganggu hubunganmu. Jika hal ini terjadi denganmu, jangan langsung putus asa, lakukan 3 hal ini sebelum kamu meluapkan emosi karena sikap calon mertuamu.

1. Bisa Jadi Ini Tak Ada Hubungannya Denganmu

Sebelum kamu marah-marah ke pasangan atau calon mertuamu, perlu diingat bahwa bisa jadi hal ini enggak ada hubungannya denganmu. "Ini bisa jadi karena calon mertuamu masih kesulitan menerima kenyataan bahwa hubungan anaknya dengan si mantan telah berakhir, dan ini terjadi jauh sebelum kamu masuk ke kehidupan mereka," ujar Dr. Loree Johnson, seorang psikoterapis online, mengutip dari Elite Daily.

Dr. Johnson menyebut bahwa ketertarikan calon mertuamu dengan si mantan itu bisa jadi karena mantan tersebut menjadi telah menjadi bagian dari kisah dan kenangan bersama calon mertuamu sehingga ini semua enggak ada hubungannya denganmu.

"Yang perlu diingat ialah, fakta bahwa calon mertuamu masih berduka dengan berakhirnya hubungan anaknya dengan mantannya," lanjut Toni Aswegan, seorang terapis hubungan.

Sama halnya dengan pasanganmu saat pertama kali putus, ia butuh waktu untuk melupakan mantannya begitu juga dengan calon mertuamu. Bisa jadi pasanganmu sudah move on, namun tidak dengan calon mertuamu.

"Mereka punya bayangan tentang ke mana hubungan ini akan berlanjut, bisa jadi sudah membayangkan sampai ke pernikahan. Butuh waktu bagi mereka untuk melupakan bayangan-bayangan tersebut dan menggantinya dengan kehadiranmu" ujar Aswegan.

2. Akuilah Bahwa Kamu Cemburu dan Tak Nyaman

Daripada merasa jengkel, emosi dan cemburu karena kedekatan calon mertua dengan mantan pasanganmu, lebih baik kamu mengakui perasaan tak menyenangkan tersebut dan mencari penyebab yang membuatmu merasakan hal-hal itu.

"Saya akan bertanya padamu, apa perasaan yang ingin kamu ketahui? Jika kamu punya kesempatan untuk ngobrol dengan mertuamu, apa yang ingin kamu sampaikan? Apakah kamu merasa enggak nyaman, atau biasa saja? Jika demikian, dari mana perasaan tak nyaman itu muncul?" tanya Dr. Johnson.

Hal ini akan memudahkanmu mengidentifikasi perasaan kesal dan emosi yang kamu rasakan lalu menemukan jalan keluar atas emosi tersebut. Misalnya, kamu merasa perlakuan calon mertuamu tidak baik dan membuatmu tidak nyaman. Kamu bisa berusaha menenangkan diri dengan mengingat bahwa hubungan pasanganmu dengan mantannya telah berlalu dan ini enggak ada hubungannya denganmu.

3. Menulis Jurnal atau Curhat ke Pasangan tapi Jangan ke Calon Mertua

Jika kedua hal tersebut tak berhasil, kamu bisa mengatasi emosi tersebut dengan menulis di sebuah buku untuk meluapkan emosimu. Kamu harus ingat bahwa hubunganmu dengan pasangan berjalan baik-baik saja karena kalian punya kualitas yang baik untuk menjalin hubungan yang serius.

Selain itu, kamu bisa membicarakan ini dengan pasanganmu, kamu bisa mengatakan,"Aku merasa enggak nyaman saat ibumu membicarakan mantanmu di depanku" atau "Aku merasa kesal saat ibumu enggak berusaha untuk memahami hubungan kita, atau mengenalku lebih jauh".

Ini bisa jadi langkah yang baik sebagai permulaan mengajak pasanganmu berdiskusi. Meskipun kamu merasa ini adalah hal yang penuh drama, namun cobalah untuk menahan diri agar situasi tetap aman dan tidak ada permusuhan.

Dari pada emosi dan berprasangka buruk tentang calon mertuamu, lebih baik kamu mengalihkan fokus untuk membangun ikatan yang lebih dalam dengan calon mertuamu.

"Buatlah ruang untukmu dan calon mertuamu agar bisa terhubung dan saling mengenal dengan baik. Libatkan dia dalam segala kegiatan atau topik pembicaraan yang ia minati. Sama seperti ketika kamu pertama kali menjalin hubungan dengan kekasihmu. Kamu harus berusaha untuk mengenalnya dan membantunya untuk mengenalmu lebih baik," ujar Aswegan.

Karena pada akhirnya, waktulah yang bisa membuat calon mertuamu menerimamu dan tak lagi membicarakan mantan kekasih pasanganmu.

"Hanya karena calon mertuamu lebih sering membicarakan mantan kekasih pasanganmu, bukan berarti enggak ada kesempatan baginya untuk mencintaimu," tutup Aswegan.

*Sumber: kumparan.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar