SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Senin, 09 Maret 2020

Berat Badan Anak Berlebih, Jangan Asal Kurangi Porsi Makannya! Kenapa?

Senin, 09 Maret 2020 20:52:38

Berat Badan Anak Berlebih, Jangan Asal Kurangi Porsi Makannya! Kenapa?

Orang tua perlu memantau tumbuh kembang anak, apalagi di 1.000 hari pertama kehidupannya. Sebab, jangan sampai pertumbuhannya terhambat karena nantinya dapat berpengaruh hingga dewasa, Moms.

Bahkan sejak memulai MPASI yaitu saat bayi berusia 6 bulan ke atas. Sebenarnya orang tua sudah harus memperhatikan asupan gizi yang akan dikonsumsi si kecil. Ya, mereka membutuhkan gizi seimbang sejak dini dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin lainnya. Adapun makanan yang Anda perlu sajikan adalah dari aneka jenis makanan, sebab tidak ada satu-satunya makanan 'sempurna' yang mengandung semua nilai gizi baik itu.

Seiring pertumbuhan anak, kerap didapati ada anak dengan berat badan berlebih. Apakah dengan menerapkan pola gizi seimbang dapat menurunkan berat badannya?

dr. Diana Suganda, SpGK, dokter spesialis gizi klinik menjelaskan bahwa menerapkan gizi seimbang tidak bisa menurunkan berat badan anak, Moms. Hal ini karena harus dilihat kembali, seberapa banyak kalori yang didapat si kecil dan seberapa banyak yang harus dikurangi. Adapun dalam praktiknya, orang tua juga tidak bisa sembarangan turunkan berat badan anak mereka karena ia masih dalam masa tumbuh kembang.

"Kalau orang tua turunin berat badan anak secara asal, nanti dia (anak) enggak tinggi lagi," kata dr. Diana Suganda, Sp.GK saat ditemui di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan belum lama ini.

Sebaliknya, dokter yang juga praktik di RSIA Asih Jakarta dan RSPI Bintaro Jaya Tangerang Selatan ini juga mengungkap, orang dewasa kemungkinan besar masih bisa menurunkan berat badan saat menerapkan gizi seimbang dibanding dengan anak yang masih tumbuh dan berkembang.

Sementara menurut WHO, pertumbuhan tinggi badan laki-laki biasanya akan berhenti kira-kira di usia 21 tahun, sedangkan perempuan di usia 18 tahun. Namun kondisi ini tergantung dengan kapan anak itu mulai mengalami pubertas.

Lebih lanjut, dr. Diana menyarankan jika orang tua ingin menurunkan berat badan anak, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu ke dokter agar mendapatkan kepastian tentang seberapa banyak kalori yang perlu dikurangi.

"Kalau anak enggak boleh sembarangan. Harus konsultasi, nanti kalorinya kita kurangin dari kebutuhan tapi komposisi protein tinggi, kalsiumnya naik. Dan yang perlu diingat, tiap anak beda kebutuhan kalorinya," tutup dr. Diana.

*Sumber: kumparan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar