SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Jumat, 21 Juni 2019

4 Ciri Anak Kecanduan Gadget dan Cara Mengatasinya

Jum'at, 21 Juni 2019 20:36:41

4 Ciri Anak Kecanduan Gadget dan Cara Mengatasinya

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak dapat mendatangkan dampak negatif baginya.

Hi!Pontianak - Di era digital, siapapun dapat mengakses informasi lewat internet, termasuk anak-anak. Berbagai macam ponsel pintar mudah didapat dengan harga yang relatif murah. Tentunya, ini semakin memudahkan kita untuk mendapatkan berbagai informasi.

Di tengah berkembangnya teknologi seperti saat ini, ternyata gadget menjadi benda yang mudah dijangkau oleh anak-anak. Namun, apakah kamu tahu akibatnya ketika anak kecanduan gadget?

Menurut Psikolog, Patricia Elfira Vinny, ketika anak kecanduan gadget, tentunya akan berdampak pada tumbuh kembang anak. Mulai dari anak menjadi terhambat dalam tumbuh kembang, sulit berkonsentrasi, dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana ciri-ciri bahwa anak telah kecanduan gadget? Secara singkat, berikut ciri-ciri anak kecanduan gadget menurut Patricia:

1. Anak bermain gadget selama 8-10 jam perhari.

2. Anak akan merasa gelisah ketika jauh dengan gadget.

3. Muncul ledakan emosional yang berlebihan dan tidak terarah.

4. Anak akan kurang fokus saat diajak berbicara ataupun saat di sekolah.

Ketika anak sudah memiliki ciri-ciri seperti itu, sebaiknya orang tua harus mengambil langkah dan bertindak. "Sebenarnya orang tua harus tega, ketika anak menangis meminta gadgetnya. Tega untuk tidak memberi. Jika (terpaksa) memberi, harus ada hal yang positif dilakukan oleh si anak. Orang tua sangat perlu untuk menerapkan batasan-batasan," kata Patricia.

Orang tua juga perlu mengajak anak untuk berinteraksi dan sering dilibatkan dalam komunikasi. Ajaklah anak untuk bersosialisasi dan aktif dalam lingkungannya. Lalu, berikan tugas kepada anak, dan berikan reward sesuai tugasnya.

*Sumber: kumparan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar