SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Jumat, 26 April 2019

Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri

Jum'at, 26 April 2019 18:10:58

Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri

Ternyata, Strength dan Talents itu berbeda maknanya. Setidaknya, dalam dunia Talents Mapping. Menurut Rama Royani, Penemu sekaligus Praktisi Senior Talents Mapping Indonesia, Strength dan Talents merupakan dua entitas yang berbeda. Namun dengan perbedaannya, mereka justru saling melengkapi.

“Khusus di Talents Mapping, Talents itu "sifat", sedangkan Strength itu "aktivitas." Mengapa khusus di TM? Karena dalam konsep lain seringkali dicampuradukan," katanya.

Apa hubungan antara Talents dengan Strengths?  Talents merupakan sumber pembentuk potensi kekuatan.

Contohnya, potensi Teaching (mengajar) timbul dari kumpulan bakat Developer; Communication; dan Learner, sedangkan potensi Visioning itu muncul dari bakat Futuristic.

"Jadi, Strength itu timbul dari satu atau lebih Talents,” lanjutnya.

Sejalan dengan jawaban pria yang akrab disapa Abah Rama, dikutip dari gallupstrengthscenter.com, Strength adalah kemampuan untuk secara konsisten menampilkan kinerja yang hampir sempurna dalam aktivitas tertentu.

Bakat atau talenta adalah pola pemikiran, perasaan, atau perilaku yang muncul berulang secara alami, yang bisa diterapkan secara produktif. Bakat, pengetahuan, dan keterampilan - serta waktu yang kita investasikan untuk berlatih, mengembangkan keterampilan, dan membangun basis pengetahuan - berpadu untuk menciptakan Strengths.

Contohnya, tertarik kepada orang asing dan menikmati tantangan menjalin hubungan dengan mereka adalah "bakat," sedangkan kemampuan untuk secara konsisten membangun jaringan pendukung yang mengenal kamu dan siap membantu kamu adalah strength (kekuatan).

Untuk membangun strength (kekuatan) ini, kamu harus menyempurnakan bakatmu dengan keterampilan dan pengetahuan. Demikian pula, kecenderungan untuk mengonfrontasi orang lain adalah bakat (dari command), sedangkan kemampuan untuk menjual dengan sukses adalah strength (kekuatan). Untuk membujuk orang lain agar membeli produkmu, kamu harus memadukan bakat dengan pengetahuan tentang produk dan keterampilan penjualan tertentu.

Kunci untuk mengembangkan strength (kekuatan) sepenuhnya adalah dengan mengidentifikasi bakat atau talents dirimu yang paling dominan, lalu melengkapinya dengan memperoleh pengetahuan dan keterampilan.

* Sumber: kumparan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar