SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Kamis, 31 Januari 2019

Kenali Ciri-ciri Teman yang 'Beracun'

Jum'at, 01 Februari 2019 13:33:56

Kenali Ciri-ciri Teman yang 'Beracun'

Tidak mudah mengenali jenis pertemanan yang tidak sehat. Apalagi bagi remaja yang sedang butuh pengakuan dari teman sekelompoknya dan takut tidak punya teman.

Teman yang sering berbohong, egois, dan juga membuat kita merasa buruk atau minder, merupakan sedikit dari ciri seorang "toxic friend".

"Secara umum pertemanan yang beracun akan melukai kita secara emosional dibanding membantu kita. Ia akan menyebabkan stres, kesedihan, atau kecemasan," kata psikolog klinik Andrea Bonior.

Belum ada kata terlambat untuk menjauhi seseorang yang cuma menjadi racun bagi lingkungan sosialnya. Kenali ciri-cirinya.

1. Hanya menerima, tak mau membalas

Bila sahabat kamu tampaknya hanya mau menerima bantuanmu tapi tak pernah membalasnya, mungkin mereka adalah "toxic friend". Sikap tidak mau membalas itu juga bukan cuma dalam hal tindakan, tapi kebiasaan memonopoli pembicaraan.

"Penting diingat bahwa pertemanan itu fleksibel, tetapi jika polanya jelas dan kamu selalu merasa memberi, memberi, dan memberi, tapi tidak ada balasan, mungkin hubungan persahabatan ini rapuh," kata Bonior.

2. Tidak bisa percaya

Persahabatan dibangun atas dasar kepercayaan. Namun, jika kamu tidak percaya padanya, maka itu adalah tanda ada sesuatu yang salah. "Terkadang orang ingkar janji, tapi untuk alasan yang jelas.

Sebaliknya, jika temanmu selalu mengecewakan, maka pertemanan ini tidak sehat," katanya. Baca juga: Punya Sahabat Sangat Penting Bagi Kesehatan Mental

3. Bikin tak percaya diri

Seorang teman yang beracun akan menyebarkan racunnya pada lingkungan sekitarnya. Misalnya ia membuat kita melakukan hal-hal buruk, seperti minum terlalu banyak, bergosip, atau berkomentar buruk tentang diri kita.

4. Selalu merasa bersaing

Tidak ada yang salah dengan persaingan yang sehat. Ini bisa saja terjadi jika kamu dan sahabat berada dalam bidang yang sama atau kebetulan punya anak yang sepantar.

Persaingan sehat itu akan membuat kita tetap merasa nyaman dan pada akhirnya ingin yang terbaik untuk sahabat.

Sebaliknya, waspadai jika kamu lelah karena selalu merasa iri dan seolah harus terus berkompetisi dengannya, sudah waktunya menjaga jarak dengannya.

5. Tidak bisa dimintai pendapat

Hidup memang bisa membingungkan, sehingga kita butuh teman untuk meminta pendapat. Namun, teman yang beracun biasanya tidak mau dimintai saran atau justru bersikap tidak empati dan memberi saran yang hanya membuatnya terlihat lebih kompeten dan lebih sukses dari kita.

Alih-alih membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, seorang toxic friend akan membuat kita merasa dimanfaatkan dan sering merasa cemas dan stres setelah bertemu dengannya.

*Sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar