Senin, 28 September 2020

Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung

| Senin, 28 September 2020

Senin, 27 September 2020 17:27:58

Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung

Mau tahu betapa seriusnya penyakit jantung di negara kita? Menurut data dari Kementerian Kesehatan, penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak ke-2 di Indonesia (berdasarkan Sample Registrasion System).

Tak cuma itu saja, penyakit ini juga menyebabkan kerugian  yang besar secara finansial. Sebab, data BPJS menunjukkan adanya peningkatsan biaya kesehatan untuk penyakit jantung dari tahun ke tahun.

Nah, berbicara penyakit jantung itu, tentunya membicarakan sederet gejala yang bisa dialami pengidapnya. Singkat kata, gejala penyakit jantung buka cuma nyeri dada saja, tetapi ada keluhan yang bisa muncul.

Lalu, seperti apa sih gejala penyakit jantung yang umumnya dialami pengidapnya?

Amati Gejala Khasnya

Kalau di Indonesia Jantung menjadi “pembunuh” kedua, di Amerika Serikat lain lagi ceritanya. Di Amerika Serikat, penyakit jantung menjadi penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak. Nah, menurut ahli dari National Institutes of Health -MedlinePlus di sana, ada banyak bentuk penyakit jantung.

Penyebab paling umum dari penyakit jantung, yaitu penyempitan atau penyumbatan dari arteri koroner, pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan penyakit arteri koroner. Penyakit ini bisa berkembang dari waktu ke waktu, bisa dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja. Lalu, bagaimana dengan gejala penyakit jantung yang satu ini?

Menurut American Heart Association, ada gejala khas yang mesti diwaspadai. Dalam kebanyakan kasus, penyakit arteri koroner ini membuat pengidapnya nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, bahkan kelelahan. Ingat, segeralah temui atau tanyakan pada dokter ketika mengalami gejala-gejala tersebut.

Selain keempat gejala di atas, ada pula beberapa gejala lainnya yang mungkin dialami pengidap penyaki jantung. Nah, berikut gejala penyakit jantung lainnya yang mesti diwaspadai.
- Jantung berdebar, atau detak jantung justru melambat.
- Pusing.
- Demam
- Irama jantung berubah.
- Pembengkakan pada lengan, perut, tungkai, atau sekitar mata.
-Nyeri pada bagian leher, rahang, tenggorokan, punggung, dan lengan.
- Pingsan atau terasa mau pingsan.
- Batuk kering yang tak kunjung membaik.
- Mual.
- Ruam pada kulit.

Ingat, segeralah temui dokter bila mengalami gejala-gejala di atas. Pasalnya, penyakit jantung yang tak ditangani dengan tepat dan cepat, bisa menimbulkan berbagai komplikasi. [lis]
Sumber: www.halodoc.com

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar