SELAMAT DATANG DI WEBSITE RADIO KAMI PT RADIO NUANSA FM BOJONEGORO || ON AIR (0353) 331399 || SMS/WA 0852 5968 1245 || Facebook : Nuansa Bojonegoro || Twitter : @nuansafmbjn || Instagram : @nuansaradio || E-Mail : nuansaradio722@gmail.com || Masa depan bukan hanya tempat yg kamu tuju, namun tempat yg kamu ciptakan melalui pikiran, niat, dan dilanjutkan tindakan nyata.

Kamis, 11 Juni 2020

Waspadai Tanda-tanda Depresi akibat Pandemi

Kamis, 11 Juni 2020 17:17:03

Waspadai Tanda-tanda Depresi akibat Pandemi

Pandemi Covid-19 membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Bagi mereka dengan mental kuat mungkin bisa melaluinya dengan baik, namun tidak sedikit juga yang mengalami depresi akibat terlalu lama di rumah. Terlebih bagi yang biasa melakukan aktivitas di luar ruang.

Tidak hanya soal kesehatan yang menjadi perhatian utama, namun kondisi mental juga tak kalah penting untuk diperhatikan.

Dari kekhawatiran tentang tertular Covid-19 hingga ketidakpastian tentang masa depan, keadaan ini pasti akan dapat berdampak buruk pada kesehatan mental.
Berikut beberapa gejala depresi yang harus diwaspadai selama pandemi, karena “terkurung” di rumah:

1. Tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit

Perubahan pola tidur pada keduanya yang cukup ekstrem, baik itu insomnia atau tidur lebih dari normal dapat menjadi indikator depresi.

2. Kehilangan nafsu makan

Gejala lain dari depresi adalah sulit makan, karena tidak pernah lapar atau mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis tanpa alasan yang jelas.

3. Kurang minat dalam kegiatan dari yang sebelumnya terasa menyenangkan

Kondisi pandemi tentu membuat sulit untuk keluar rumah. Tetapi perlu diperhatikan ketika menonton film atau hiburan via streaming, melakukan sesi obrolan teleconference bersama teman-teman juga tidak lagi menarik, ini mungkin tanda bahwa kamu tengah mengalami depresi.

4. Kelelahan dan tidak bersemangat

Mereka yang menderita depresi sering merasa lelah dan kekurangan energi atau motivasi untuk melakukan tugas-tugas sederhana.

5. Perasaan putus asa dan tidak berdaya

Sementara setiap orang mengalami perasaan seperti itu dari waktu ke waktu, pola berulang perasaan hilang dan tak berdaya juga bisa menjadi tanda depresi.

*Sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar